Sunday, May 31, 2015


Aragorn juga dikenal dengan Strider, Penjaga Hutan yang berdiam di Alam Liar melindungi para Penghuni Middle-earth. Ditelisik dari asal usulnya, Aragorn memiliki darah bangsawan sebab dia merupakan keturunan dari Raja-raja Kuno Numenor, dan ketika dia bergabung dalam perjalanan menghancurkan cincin utama, dia memenuhi takdirnya untuk kembali naik tahta menggantikan nenek moyangnya. Saat Frodo Baggins berjuang mencapai Gunung Ajal, Aragorn bertarung melawan anak buah Musuh dan menyatakan dirinya kepada Sauron sebagai Pewaris Isildur. Setelah kejatuhan Sauron, kerajaan Gondor dan Arnor kembali digabungkan di bawah kekuasaan Aragorn yang mendatangkan kesejahteraan dan keberlimpahan di Middle-earth.

Aragorn keturunan langsung dari Isildur, melalui putranya Elendil. Para pewaris Isildur bertahta di Arnor sampai kerajaan itu terpecah tiga pada tahun 861 Zaman Ketiga. Keturunan Isildur tetap terjaga melalui keturunan raja-raja Arthedain. Selain itu, Aragorn juga keturunan dari Anarion—raja Gondor—melalui Firiel, putera Raja Ondoher Gondor, yang menikahi Arvedui, Raja Terakhir Arthedain.

Aragorn lahir pada 1 Maret, 2931, dan pada usia dua tahun dia menjadi Pemimpin Dunedain ke-16 setelah ayahnya Arathorn II tewas di bawah serangan Orc. Ibu Aragorn, Gilraen, membawanya tinggal di Rivendell, kediaman Elrond. Elron menerimanya sebagai anak angkat dan memberinya nama Estel ‘harapan’. Aragorn tida mengetahui nama asli dan asal-usulnya hingga dia berusia 22 tahun, tahun 2951. Setelah diberitahu jati dirinya, Elrond menyerahkan dua buah pusaka dari Keturunan Isildur: Cincin Barahir dan Pecahan Pedang Narsil.

Esok harinya, Aragorn bertemu dengan Arwen untuk pertama kalinya yang baru saja kembali dari Lothlorien untuk mengunjungi ayahnya Elrond. Saat pertama kali melihat Arwen, Aragorn memanggilnya Tinuviel, sebab kecantikannya serupa dengan Luthien Tinuvie, Puteri peri yang menyerahkan hidup abadinya demi cintanya untuk Beren, seorang manusia. Aragorn jatuh cinta dengan Arwen, tapi Elrond pada mulanya tidak menyetujui sebab Aragorn akan membuat Arwen menyerahkan keabadiannya seperti Luthien, dan usia serta pengalaman anaknya jauh sekali berada di atas Aragorn. Dia memberitahu Aragorn dia harus merentas banyak ujian untuk mendapatkan cinta Arwen.

Aragornpun pergi meninggalkan Rivendell dan mengembara di wilayah-wilayah Middle-earth mencari pengetahuan dan kebijaksaan dan menghadapi banyak bahaya. Dia berkelana hingga timur jauh, Rhun dan selatan Harad dan masuk ke Moria melalui gerbang Dimrill dan dia bahkan pernah sampai di perbatasan Mordor untuk mempelajari rencana Sauron. Pada 2956, dia bertemu dengan Gandalf Si Kelabu dan menjadi teman baik serta sering berkelana bersama.

Aragorn juga pernah pergi perang dengan Rohiriim melayani Raja Thengel dan dia menjadi Kapten di bawah pimpinan Ecthelion II, Pengurus Istana Gondor. Aragorn merahasiakan jati dirinya dan dipanggil dengan Thorongil—elang langit—karena kecepatan dan penglihatan tajamnya. Dia memperingatkan Ecthelion untuk tidak mempercayai Saruman dan dia juga pernah memimpin armada pasukan untuk mengalahkan Bajak Laut Umbar. Echtelion menyayangi Aragorn melebih putranya Denethor, tapi satu hari Aragorn pergi begitu saja dari Gondor.

Tahun 2980, Aragorn sedang menempuh perjalanan kembai ke Rivendell pergi beristirahat di Lothlorien dan bertemu Arwen di sana. Mereka menghabiskan satu musim bersama-sama di Hutan Emas dan pada pertengahan malam musim panas mereka ditunangankan di Cerin Amroth. Aragorn kembali ke Rivendell dan diberitahu Elrond dia akan menikahi Arwen ketika telah menduduki tahta Gondor dan Arnor. Setelah itu, Aragorn kembali mengembara di alam liar.

Setelah Bilbo Baggins mewariskan cincin ajaibnya ke Frodo tahun 3001, Gandalf dan Aragorn mencurigai cincin itu merupakan cincin utama sehingga dia meningkatkan pengawasan Shire dia juga menyarakan Gandalf agar mereka mencari Gollum. Selama beberapa tahun, Aragorn pegi mencari Gollum di Alam Liar Mirkwood dan Lembah Anduin hingga ke Gerbang Hitam dan Lembah Morgul di perbatasan Mordor. Ia menangkap Gollum di Rawa Kematian, dan membawanya ke Mirkwood untuk ditawan hingga berhasil lolos pada Juni 3018.

1 Mei 3018, Aragorn bertemu Gandalf di San Ford Brandywine selatan Shire. Gandalf memberitahunya Frodo akan meninggalkan Shire dengan Cincin Utama pada akhir September. Yakin Frodo akan aman bersama Gandalf, Aragorn melanjutkan perjalanannya dan tidak kembali ke Shire selama beberapa bulan berikutnya. Aragorn mendapatkan kabar dari Gildor, pimpinan Peri yang bertemu dengan Frodo di jalan, bahwa Gandalf menghilang dan Nazgul sedang berpencar ditambah dengan Frodo berada di jalan alam liar dengan hanya ditemani oleh rekannya sesama Hobbit.
Aragorn pergi mencari Frodo, pada malam 30 September, ia mendengan kabar para Hobbit telah meninggalkan kediaman Tom Bombadil di dekat Bree. Aragorn pergi menuju Prancing Ponny tapi dicegah menemui Frodo oleh pemilik penginapan, Barliman Butterbur. Aragorn pertama kali mendekati Frodo di Ruang Istirahat lalu setelah dia menghilang secara tiba-tiba karena Cincin, Aragorn membuntutinya hingga ke lantai atas.

Aragorn memperingatkan Frodo bahwa Nazgul tengah memburunya ke Bree dan menawarkannya untuk memberikan mereka bantuan serta perlindungan. Lalu Barliman menyerahkan surat Gandalf yang di dalamnya Frodo diberitahu dia bisa mempercayai. Aragorn menyarankan agar Hobbit tidak kembali ke kamar mereka, dan dia tetap terjaga malam itu melindungi mereka. Malam itu, penginapan mendapat serangan dari Nazgul tapi Hobbit berhasil selamat. Esoknya, Aragorn membawa mereka keluar dari Bree dan menghindar dari serbuan Nazgul dengan mengambil jalan alternatif melalui Chetwood dan Rawa Midgewater.

Tuesday, May 19, 2015


Dalam tradisi Yudeo-kristen, Lucifer merupakan sosok malaikat agung yang kemudian jatuh dari surga karena memberontak melawan Tuhan. Lucifer kemudian dipercaya sebagai wujud Setan atau Iblis. Kata Lucifer berasal dari Bahasa Latin yang berarti “pembawa terang”dan juga sering dikaitkan dengan Venus, bintang pagi, atau putera fajar. Dalam bahasa Ibrani, Lucifer dijuluki dengan Helel ben Sahar, “Putera Terang Sang Fajar” atau bintang pagi. Julukan yang mungkin membuatnya dikaitkan dengan planet venus. Dalam tradisi Rabbinik abad keempat dan kelima, Lucifer digambarkan sebagai Samael, malaikat tertinggi penjaga tahta Tuhan dan berada di atas tingkat ordo Serafim. Dia berbeda dengan malaikat-malaikat lainnya karena dianugerahi 12 pasang sayap yang indah dan cemerlang.

Gambaran Lucifer sebagai malaikat sombong terusir dari surga bersama para pengikutnya—yang menjadi pasukan iblis—pada umumnya hanya berasal dari sumber legenda dan sastra puitis seperti Dante’s Inferno dan Paradise Lostnya John Milton. Satu-satunya sumber kanonik alkitabiah tentang Lucifer ditemukan dalam Isaiah 14:12-17
“Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa! Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara. Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi! Sebaliknya, ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan, ke tempat yang paling dalam di liang kubur. Orang-orang yang melihat engkau akan memperhatikan dan mengamat-amati engkau, katanya: Inikah dia yang telah membuat bumi gemetar, dan yang telah membuat kerajaan-kerajaan bergoncang,”

Komentar para sarjana Alkitab menyatakan bahwa ayat ini ditujukan kepada Raja Babilonia yang sombong, ramalan akan kejatuhan Babilonia dan rajanya. Terjemahan Alkitab Vulgata memuat kata bintang timur, menjadi Lucifer dan Jerome menyatakan Lucifer sebagai kepala para malaikat yang jatuh. Pemberontakannya melawan Tuhan karena kesombongannya membuat dia dan para pengikutnya terusir dari alam surgawi. Malaikat yang jatuh kehilangan terang agung dan keindahannya dan berubah menjadi iblis. Akan tetapi kitab 2 Henokh mengatakan pemimpin malaikat yang jatuh adalah Satanael (Satanail) yang menyebabkan Lucifer terkadang disamakan dengan Setan. Kitab ini kemungkinan besar berasal dari abad pertengahan, karena hanya terdapat dalam bahasa Slavonik.

Menurut kitab itu, Tuhan menciptakan tingkatan malaikat pada hari kedua penciptaan dan menciptakan mereka dari api besar yang dipotong dengan batu lalu memberikan mereka pakaian dari nyala api dan senjata api. Dia memerintahkan mereka untuk berbaris pada tingkatan masing-masing. Tapi salah satu malaikat agung dari tingkatan itu membelot bersama sebagian besar malaikat lain di bawah pengaruhnya. Dia memikirkan sebuah ide yang mustahil, yaitu dia akan menempatkan tahta malaikatnya lebih tinggi dari awan-awan yang berada di atas bumi, dengan demikian setara dengan Tuhan. Tuhan lalu melemparkan mereka dari tempat mereka menuju jurang dalam tak berdasar.

Konsep Lucifer cukup menarik perhatian umat kristen awal, bahkan nama Lucifer sebagai Pembawa Terang digunakan untuk merujuk kepada Kristus yang diyakini juga sebagai pembawa terang. Bapa gereja awal Origen, yang hidup pada abad kedua dan ketiga, di bawah pengaruh tradisi paganisme dan heretik Yahudi serta kitab apokrif menyamakan Lucifer dengan Satanael, konsep yang sebelumnya tidak ditemukan dalam tradisi biblikal. Konsep ini kemudian diikuti oleh Augustine dan Jerome. Menjelang abad pertengahan, kata Lucifer dan setan digunakan untuk Iblis. Lucifer digunakan sebagai nama Iblis baik sebelum atau sesudah kejatuhannya. Karya Milton dan Dante, memperkuat konsep Lucifer sebagai Setan/Satanael.

Dalam Mormonisme, Lucifer dipercaya sebagai archangel agung dan terang putera dari Elohim (Tuhan  Bapa) dan saudara dari Yahweh (Tuhan Anak, Jehovah, atau Yesus) dan seluruh umat manusia yang mereka yakini juga sebagai Anak-anak Elohim. Lucifer menjadi sombong dan berusaha untuk merebut Anak-anak Elohim serta membelokkan rencana Bapa terhadap anak-anak-Nya itu. Pertempuran surgawipun meletus, Lucifer dan pengikutnya kalah. Mereka diasingkan ke bumi dan diizinkan untuk menggoda Anak-anak Elohim yang lemah imannya. Setelah tujuan Elohim terpenuhi, Lucifer beserta bawahannya akan diusir ke Kegelapan Abadi, terhalang dari cahaya ilahiah dan cinta.

Sementara itu, dalam beragam tradisi okultism, Lucifer dipercaya sebagai Penguasa Neraka berada satu tingkat di atas Setan yang merupakan salah satu tentaranya. Ketika dipanggil, dia akan muncul dengan wujud seorang anak rupawan. Lucifer menguasai Eropa dan Asiatik. Pada abad 19, Leo Taxil, menyebarkan hoax bahwa Freemasonry merupakan kelompok pemuja Lucifer. Beberapa okultis modern dan satanis menganggap Lucifer sebagai malaikat terang yang akan menjelma menjadi manusia pada satu saat nanti untuk menganugerahkan pencerahan dan penebusan bagi umat manusia.

Sunday, May 17, 2015

Dalam hirarki Pseudo-Dionysius, Archangel (Penghulu Malaikat) merupakan tingkat dua tertinggi hirarki malaika dalam tradisi abrahamic. Kata Archangel berasal dari istilah Yunani “Archangelos” yang berarti “penghulu utusan” atau “utusan penting”. Archangels juga disebut dengan “Makhluk Suci”mereka umumnya bertugas dalam pasukan surga dalam pertempuran akhir masa dan kepala dari para malaikat-malaikat bawah. Berikut merupakan ulasan tentang beberapa Archangels atau Para Penghulu Malaikat tersebut:
Anael


Archangel yang mengurus Planet Venus dan seksualitas umat manusia. Archangel ini menguasai hari Jumat, langit kedua dan bulan. Dalam beberapa sumber, Anael juga merupakan salah satu dari tujuh Malaikat Penciptaan dan  Pangeran Archangel serta Pemimpin Malaikat Principalities. Di langit kedua, Anael ditugaskan untuk membawa doa yang naik dari langit pertama. Nama Anael juga tercantum sebagai salah satu malaikat utama di Mezuzot, parkamen Ibrani yang biasa digunakan untuk mengusir Iblis dan ruh jahat. Dalam Legemeton, Anael menguasai jam kedua siang hari dan disebut dengan Cevorym. Dia mengepalai 70 duke utama dan 100 duke bawahan beserta para pelayan mereka.
Halaliel


Archangel bertugas untuk mengatur hukum karma umat manusia, oleh karena itu dia juga dikenal dengan sebutan Lord of Karma, Penguasa Karma. Nama Halaliel tidak diketahui darimana asalnya dan juga tidak ditemukan dalam catatan-catatan Angelologi kuno. Halalie muncul begitu saja pada pertengah tahun 1930 ketika kelompok Cayce mengumpulkan materi-materi yang diperlukan untuk kajian spiritual. Dalam kondisi kesurupan, Halaliel muncul mengenalkan dirinya. Selain itu, Halaliel mengaku dia berasal dari alam surgawi dan merupakan kaki tangan Michael serta ikut bertempur dengannya melawan Malaikat yang Jatuh di bawah pimpinan Lucifer.
Haniel


Salah satu dari tujuh Archangel utama dan sefirot kesepuluh Pohon Kehidupan. Haniel memiliki makna “keagungan Tuhan” atau “dia yang telah melihat Tuhan”. Haniel menguasai ordo malaikat Principalities dan Virtues dan semua orang suci. Dalam beberapa catatan, dia juga dipercaya sebagai malaikat yang membawa Enoch atau Idris naik ke surga, peran yang juga diberikan kepada Anafiel. Dia memerintah di Planet Venus, bulan Desember, Zodiak Libra dan Taurus. Dalam tradisi okultisme, Haniel merupakan malaikat belas kasihan dan pengampunan, ia biasanya dipanggil untuk membantu dalam memenangkan sesuatu. Haniel juga menguasai asmara dan kerupawanan. Oleh karena itu, dia juga sering dipanggil dalam mantra pelet, kedamaian, dan harmoni.
Izrail


Salah satu dari empat Archangel utama dalam Angelologi Islam dan merupakan malaikat maut. Nama Izrail disebutkan dalam Alquran. Dalam tradisi Ibrani, dia merupakan Azrael yang namanya berarti “Yang dibantu Tuhan”. Dalam level makrokosmos, Izrail mewakili jiwa manusia. Dia mencabut jiwa manusia dari dunia dan mengantarkanya ke hadirat Tuhan. Izrail dipercaya sebagai pembawa kabar baik, sebab dia menuntun ruh manusia yang salih menuju alam surgawi. Selain itu, dia juga diyakini sebagai malaikat yang paling besar. Ketika mencabut nyawa manusia Izrail muncul dengan beragam wujud. Ketika ruh orang beriman melihat wujud Izrail, ia akan jatuh conta padanya dan menatap malaikat itu sehingga tidak terasa dia terlepas dari tubuh. Dia memiliki 70000 kaki dan 40000 sayap dan banyak mata serta lidak sebanyak umat manusia. dalam mitologi Arab, Izrail dikatakan menulis dan menghapus tulisan dalam sebuah buku besar. Tulisannya itu memunculkan kelahiran dan yang dihapusnya membawa kematian.
Jaoel


Archangel yang menguasai langit ketujuh sekaligus merupakan nama diri Yahweh. Jaoel seringkali dikaitkan denga Michael dan Metatron. Dalam Kitab Wahyu Abraham, Jaoel merupakan malaikat yang diutus menuntun Abraham menempuh perjalanan surgawi. Dia memiliki wujud seperti manusia mengenakan jubah ungu dan sorbag pelangi di kepalanya. Tubuh dan rambutnya putih seperti Safir dan membawa sebuah tongkat emas. Jaoel mengungkapkan kepada Abraham sejarah umat manusia dan memberikan berkat dari Michael dan dirinya. Dalam kitab kehidupan Adam dan Hawa, Malaikat Jaoel dan Michael berdoa untuk kedua pasangan ini. Nama Jaoel juga muncul dalam berbagai literatur apokrif lainnya, Kitab Wahyu Musa, dan 3 Henokh.
Jeremiel


Archangel yang namanya bermakna “ampunan tuhan”. Jeremiel merupakan salah satu dari Tujuh Archangel yang berdiri di hadapan Yahweh. Dalam kitab Ezra, dia dikaitkan dengan Eremiel, malaikat yang mengawasi ruh-ruh di dunia bawah. Saat Ezra menanyakan berapa lama lagi dia harus menunggu datangnya zaman baru, Jeremiel menjawab orang-orang salih di dunia bawah akan memunculkan benih mereka kala waktunya datang. Jeremiel memberikan Parabel kepada Ezra, tapi dia tidak yakin apakah Ezra masih hidup ketika zaman itu datang.
Raguel


Archangel yang ditugaskan untuk mengawai perilaku malaikat-malaikat lain Raguel memiliki arti “Teman Tuhan”. Dalam kitab Henokh, Raguel adalah archangel yang membawanya naik ke Langit. 1 Henokh menyatakan Raguel salah satu dari empar arhangel utama yang bertugas menjaga semesta bersama Michael, Rafael, dan Suriel. Henokh menyebut Raguel sebagai Malaikat Bumi dan penjaga langit kedua di bawah pimpinan Rafael, dimana pasukan Malaikat yang Jatuh berkumpul menunggu hukuman.

Sunday, May 3, 2015

Gabriel atau Jibril adalah salah satu dari malaikat utama dalam tiga agama abharamic, Yahudi, Kristen dan Islam. Nama Gabriel berasal dari bahasa ibrani Gibrael yang berarti “pahlawan Tuhan atau “yang perkasa”. Gabriel atau Jibril dijuluki sebagai malaikat penyampai wahyu, hikmah, ampunan, penebusan, kabar gembira dan janji. Dia duduk di sebelah kiri tahta Tuhan. Namanya disebutkan dalam Bibel dan Alquran dengan tugasnya sebagai perantara pesan ilahiah dan kabar gembira antara Tuhan dengan Manusia. Dalam kabbalah, Gabriel dipercaya sebagai malaikat penguasa bulan Januari, bulan, Mars, musim dingin, dan Aquarius.
Jibril/Gabriel dalam Tradisi Yahudi
Dalam Perjanjian Lama, Gabriel disebut sebagai malaikat yang mengunjungi Daniel dan memperlihatkannya nubuat tentang akhir zaman. Misi Gabriel sebagai utusan mungkin menginspirasi penulis kitab apokrif dan kitab-kitab Merkabah, di mana dalam kitab-kitab tersebut Gabriel memainkan peran penting dalam penciptaan Adam, penghukuman atas Malaikat yang Jatuh, pemakaman Adam, Habil, dan Ibrahim serta banyak peristiwa-peristiwa lainnya. Empat Archangel membantu proses pemakaman Ibrahim (Michael, Gabriel, Uriel, dan Rafael); Michael/Mikail dan Gabriel menyaksikan kontrak antara Esau dan Yakub. Gabriel dipercaya sebagai malaikat yang bertarung dengan Yakub semalam suntuk. Malaikat ini juga memainkan peranan penting dalam beragam legenda Yahudi lainnya. Di dalam Midrash, terdapat juga legenda mengenai Ibrahim dan Gabriel serta batu ajaib. Ibrahim kecil disembunyikan oleh ibunya di sebuah gua untuk menyelamatkannya dari perintah Raja Namrudz untuk membunuh setiap bayi lelaki yang lahir. Allah lalu mengutus malaikat Jibril/Gabriel untuk merawat bayi itu, menyusuinya dengan jempolnya yang bisa mengeluarkan susu dan madu. Malaikat itu juga mengajarkannya berbicara, sehingga ketika ibunya Amitlai kembali ke gua, dia tercengang karena puteranya bisa berbicara. Pada hari ketiga di gua, Ibrahim menemukan batu berkilau yang dikalungkan Gabriel di lehernya. Batu itu adalah Zohar, cahaya Taman Eden yang masih tetap terjaga setelah kejatuhan Adam dan Hawa. Malaikat Raziel memberikan Zohar kepada Adam, Adam memberikannya kepada Seth. Batu itu lalu berpindah tangan ke Enoch yang cahayanya dia gunakan untuk membacar Torah Surgawi ketika dia mi’raj ke Surga. Enoch menyerahkannya ke Methuselah, Methuselah ke Lamech kemudian ke Nuh. Setelelah Kapal Nuh mendarat di Gunung Ararat, Nuh merayakan keselamatannya dengan minum-minum anggur hingga mabuk dan Zoharpun terlepas dari tangannya lalu lenyap ke dalam Samudera hingga pada akhirnya sampai ke tangan Ibrahim. Ibrahim menggunakan batu itu sepanjang hayatnya. Ia menyerahkan batu itu ke Isak, Isak ke Yakub, dan Yakub ke Yusuf. Ketika Yusuf dibuang oleh saudara-saudaranyan di buang ke dalam sumur, tiba-tiba ia mendapati dirinya berada di sebuah tempat indah. Gabriel muncul di sana membantu Yusuf dan menemaninya hingga ia ditemukan oleh kafilah Mesir. Gabriel membuatkan pakaian untuk Yusuf dari cahaya Zohar untuk menutupi tubuhnya yang telanjang. Di tempat itu, Gabriel memperlihatkan kepada Yusuf nubuat tentang generasi yang akan datang. Selama tiga hari tiga malam, Yusuf tinggal di tempat itu mempelajari Torah dan masa depan Israel. Pada hari ketiga ia diselamatkan oleh kafilah mesir dan dijual jadi budak. Setelah kematian Yusuf, Zohar ikut dikubur dengannya, tapi Musa mengambil batu itu dan meletakannya di Tabut Perjanjian. Dalam kisah Midrash lain, Jibril/Gabriel adalah malaikat yang diutus untuk menemui Luth dan menghancurkan kota Sodom dan Gomorrah. Sama seperti Malaikat Sandalfon yang bertugas merangkai untaian do’a Israel, Gabriel bertugas untuk meragkai kasut untuk orang-orang Yahudi yang nantinya akan menari pada saat Pemberian Taurat.
Jibril/Gabriel dalam Tradisi Kristen

Dalam Perjanjian Baru, Gabriel menyebutkan namanya ketika dia muncul di hadapan Zakaria untuk menyampaikan kelahiran Yahya/Yohanes Pembaptis. Dia juga merupakan Malaikat yang mendatangi Maryam/Maria untuk mengabarkan kelahiran Yesus. Selain itu, Gabriel juga merupakan Archangel yang disebutkan dalam 1 Thessalonia 4:15 yang nantinya akan meniup terompet kebangkitan pada hari penghakiman. Dalam tradisi Katholik, Gabriel merupakan seorang saint dan menduduki peran penting karena tugasnya menyampaikan berita kelahiran Yesus. 24 Maret diperingati sebagai hari suci Gabriel. Dia merupakan saint patron pekerja telekomunikasi, penyiar radio, kurir, pekerja pos, diplomat, kolektor perangko. Karena peran besarnya dalam Berita Kelahiran Yesus, Gabriel juga dipercaya akan membimbing ruh-ruh dari Firdaus menuju Rahim dan memerintahkannya tetap di sana selama sembilan bulan.

Jibril/Gabriel dalam Tradisi Islam
Malaikat Jibril adalah malaikat yang bertugas menyampaikan wahyu. Malaikat Jibril adalah satu dari tiga malaikat yang namanya disebut dalam Al Quran. Nama Malaikat Jibril disebut dua kali dalam Al Quran yaitu pada surat Al Baqarah ayat 97-98 dan Surah At-Tahrim ayat 4. Di dalam AlQur'an, Jibril memiliki beberapa julukan, seperti Ruh al Amin dan Ruh al Qudus (Roh Kudus), Ar-Ruh Al-Amin dan lainnya. Bentuk fisik Jibril ada tertera dalam uraian mengenai kisah nabi Muhammad, kala dia mendapat wahyu kali kedua, dan nabi menuntut untuk bertemu atau melihat rupa asli sang utusan Tuhan dari langit dalam rupa yang asli, atau bagaimana sesungguhnya dzat wujud Jibril tanpa rupa samar, sebagaimana di kali-kali yang lain, sang utusan (ruhul'qudus) selalu nampak dalam rupa seorang manusia biasa, seperti yang disebutkan dalam hadits Jibril. Terkadang, ketika Nabi Muhammad SAW sedang berjalan, dia menyaksikan wujud Jibril memenuhi cakrawala, dan jika dia berpaling, dia tetap menyaksikan wujud Jibril di hadapannya. Hal ini menggambarkan betapa besarnya fisik Jibril dalam pandangan mata manusia.  Jibril menampakkan wujudnya dengan enam ratus sayap antara masyriq dan maghrib, (barat-timur) sayap dan busana kebesarannya putih laksana mutiara yang larut, dengan rupa yang begitu elok dan rupawan, dan dengan kekuatan yang dahsyat penuh mukzijat.

Pengunjung Blog

Komentar Terbaru

My Blog Rank

SEO Stats powered by MyPagerank.Net

Advertisement

Translate

Popular Posts

Visitors

Total Pageviews

Powered by Blogger.

Followers

Google Followers