Tuesday, March 17, 2015


Penduduk Rohan merupakan keturunan dari Manusia Utara. Sementara itu, Manusia Utara merupakan keturunan dari ras Manusia yang sama dengan Edain. Ketika para Nenek Moyang Edain pindah ke Beleriand dan nantinya menurunkan Kaum Numenor, Manusia Utara tetap berdiam di Wilayah liar. Manusia utara ini kebanyakan tinggal di perbatasan timur Mirkwood dan menjadi para penggembala kuda di padang-padang luas antara hutan  dan Sungai Running.

Setelah Gondor didirikan oleh sisa-sisa Numenor pada tahun 332 zaman kedua, manusia utara menjadi sekutu mereka, sebagian karena mereka masih memiliki kekerabatan. Sekitar tahun 1250 zaman ketiga, Valacar, Putera Raja Romendacil II menikahi Vidumavi, Puteri Vidugavia, pemimpin kaum Manusia Utara.  Putera mereka Eldacar menjadi Raja Gondor, tetapi beberapa rakyat Gondor menolaknya karena keturunannya campuran, dan penolakan ini menimbulkan perang saudara. Eldacar diasingkan selama sepuluh tahun sebelum akhirnya kembali naik tahta tahun 1447 dan memperbaharui tali ikatan dengan manusia utara.

Pada musim dingin tahun 1635, Wabah Besar muncul dari Timur, dan banyak Manusia Utara dan kuda-kuda tewas. Wabah itu menyebar ke Gondor tahun 1636 dan membuat populasi Gondor menyusut. Di wilayah Gondor yang disebut Calenardhon-nantinya menjadi Rohan- banyak manusia yang mati dan sisanya pindah.

Tahun 1851, sekelompok Manusia dari timur, Wainriders, menyerang Manusia Utara dan Gondor. Marhari, keturunan dari Vidugavia, memimpin Manusia Utara untuk bergabung dengan Pasukan Gondor dalam Pertempuran Padang-Padang. Namun pasukan Gondor terpaksa mundur sementara itu banyak Manusia Utara yang dibunuh, diperbudak, dan tercerai berai. 

Setelah menyusutnya jumlah Manusia Utara, putera Marhari, Marhwini memimpin sekelompok manusia utara yang selamat untuk tinggal di sepanjang aliran Anduin antara Gladden River dan Carrock. Mereka menyebut diri mereka Eotheod, artinya “Bangsa Berkuda”.

Eotheod memperbaharui hubungan mereka dengan Gondor. Pada tahun 1899, Marhwini dan Eotheod membantu Raja Calimehtar menghadapi serangan dari Wainriders. Marhwini juga berusaha menolong membebaskan Manusia Utara yang masih diperbudak oleh Wainrider, tapi usaha ini gagal.

Pada abad berikutnya, Eotheod kembali mendapat serbuan dari Wainriders, yang melancarkan serangan dari wilayah selatan Anduin dan Timur Mirkwood. Putera Marhwini memperingatkan Raja Gondor  Ondoher bahwa Wainrider kembali mengumpulkan pasukan. Ketika serangan datang, Penunggag Eotheod bergabung dengan Gondorian dalam peperangan melawan Wainrider. Raja Ondoher gugur, tetapi Earnil berhasil mengalahkan Wainriders di Pertempuran Tenda dan menjadi Raja Gondor.

Tahun 1977, rakyat Eotheod memutuskan untuk pindah. Mereka butuh tempat yang lebih luas untuk populasi dan kuda mereka yang terus bertambah, dan mereka juga terganggu dengan kehadiran bayang kejahatan di Dol Guldur. Frumgar memimpin Eotheod ke wilayah utara mencari rumah baru.

Rumah baru Eotheod berada di hulu Anduin. Langwell dan Greylin yang bermuara di Anduin menjadi perbatasan selatan wilayah baru mereka ini. Di sisi barat terdapat Pegunungan Berkabut, Forest River di sisi timur dan Pegunungan Kelabu di sebelah utara. Walaupun Raja Penyihir Angmar telah dikalahkan pada tahun 1975, sisa-sisa pasukannya masih berada di Pegunungan Berkabut, dan Eotheod menyerang dan mengusir mereka pergi. Putera Frumgar, Fram membunuh Naga Scatha di Pegunungan Kelabu dan tempat itu terbebas dari ancaman naga. Setelag mengalahkan Naga, Fram membawa harta karunnya dan menyebabkan kemarahan kaum kurcaci.

Sekitar tahun 2501, pemimpin Eotheod, Leod, terbunuh ketika ia berusaha menjinakkan seekor kuda liar. Leod digantikan oleh anaknya, Eorl, yang baru berusia 16 tahun. Pada masanya naik tahta, populasi manusia dan kuda semakin berkembang pesat sehingga mereka membutuhkan wilayah baru yang lebih luas. Pada 25 Maret 2510, seorang utusan berkuda bernama Borondir menemui Eorl membawa pesan dari Cirion, Pengurus Istana Gondor. Cirion meminta Eotheod datang ke Gondor membantunya melawan serangan dari Manusia Rhun, Balchoth. Eorl memenuhi permintaan itu karena ia tahu kalau Gondor jatuh maka seluruh wilayah Middle-earth juga ikut jatuh. Eorl mengumpulkan para Penasihatnya dan bersiap-siap untuk perang. Eorl mengerahkan 7000 pasukan berkuda dan beberapa ratus pasukan pemanah. Mereka berangkat pada 6 april dan menempuh perjalanan sejauh 500 mil ke selatan. Pada tanggal 15 April, rombongan pasukan itu sampai di padang Celebrant, wilayah di antara Lothlorien dan Sungai Limlight, dan mendapati wilayah utara Gondor dalam masalah. Balchoth telah menduduki Calenardhon selatan Limligth. Pasukan Gondor mundur ke Padang Celebrant dimana mereka mendapatkan serangan Orc dari Pegunungan Berkabut.

Pasukan Eorl datang tepat waktu dan membantu Pasukan Gondor dalam Pertempuran Padang Celebrant. Mereka menyerang pasukan musuh dari belakang dan memukul mereka mundur ke seberang Limlight. Pasukan Eotheod mengejar mereka hingga ke Padang Calenardhon sehingga mereka semua terbunuh dan melarikan diri. Setelah Pertempuran, Eorl bertemu dengan Cirion di Halifirien di Hutan Firien perbatasan antara Calenardhon dan Gondor. Sebagai penghargaan atas bantuan mereka, Cirion menghadiahkan Eotheod wilayah Calenardhon yang sudah tidak dihuni lagi karena Wabag, emigrasi dan peperangan. Sebagai balasan, Eorl memberikan sumpah setia untuk menjadi sekutu Gondor dan akan datang membantu mereka ketika dibutuhkan. Hadiah Cirion dan Sumpah Eorl tetap terjadi hingga Kembalinya Raja Gondor, Aragorn.

Eorl kembali ke Utara mengumpulkan orang-orang dan hartanya untuk hijrah ke rumah baru mereka pemberian Cirion. Bangsa Eotheod menamai rumah baru mereka ini dengan Rohan yang berarti “Tanah Kuda” dan mereka menamai diri mereka dengan Rohirrin “Penguasa Kuda”. Selain itu, mereka juga menyebut diri mereka Eorlingas sebagai penghormatan kepada Eorl. Eorl menjadi Raja Pertama Rohan. Dia berkuasa selama 35 tahun, dari 2510 hingga 2545. Eorl memilih bukit di lembah Harrowdale pegunungan putih untuk mendirikan ibu kota Rohan, Edoras.

Tuesday, March 10, 2015

Rabisu

Merupakan sejenis iblis dalam mitologi Babilonia yang suka mengintai di bawah ambang pintu, menunggu untuk menyerang manusia. Rabisu memiliki arti “mereka yang berbaring menunggu.” Jenis iblis ini sangat ditakuti pada masa Babilonia kuno. Untuk mengusirnya, para penduduk meletakkan sebuah mangkuk terbalik yang berisi tulisan mantra-mantara di sudut fondasi rumah mereka. Pintu yang terkunci dan berpalang tidak bisa menghentikan mereka. Mereka bisa menyelinap ke bawah pintu seperti ular dan menembus celah jendela seperti angin. Rabisu juga suka berdiam diri di atas atap atau beranda untuk mencari korban berupa bayi-bayi yang baru lahir.
Pazuzu

Merupakan dewa iblis bangsa Assyria dan Babilonia pada abad pertama sebelum masehi. Ia mendatangkan penyakit, wabah, dan malapetaka ke rumah-rumah penduduk. Pazuzu memiliki kaki elang, cakar singa, kepala anjing, ekor kalajenging, dan empat sayap. Pazuzu menguasai daratan gurun tandus Arabia dan terkadang juga dipanggil sebagai pelindungi dari penyakit udara. Untuk mengusirnya, bangsa Babilonia meletakkan sosok kepala Pazuzu menghadap keluar rumah di atas jendela. Pazuzu musnah ketika kelahiran iblis Lamastu di dunia bawah. Dalam novel dan film The Exorcist, Pazuzu adalah sosok iblis yang merasuki Regan.
Lamastu

Merupakan dewi bangsa Babilonia dan Assyria dengan sosok dan kelakuan seperti iblis. Lamastu memiliki arti “iblis betina”. Dia memiliki wajah yang menakutkan, dengan kepala singa, gigi keledai, tubuh berbulu, payudara besar, tangannya berkuku panjang dengan noda darah serta memiliki kaki seperti burung. Terkadang ia juga muncul dengan wujud bertelinga keledai. Ia menyusui babi dan memegang ular. diyakini, Lamastu berada terapung pada sebuah perahu di sungan dunia bawah. Lamastu dapat menyebabkan berbagai macam penyakit pada manusia. Sama dengan Lilith, ia juga mencari mangsanya di antara-antara, wanita hamil, wanita yang sedang melahirkan, dan bayi yang baru lahir. Dia suka mencuri bayi dari para pengasuh mereka. Wanita melindungi diri mereka dari iblis ini dengan cara menggunakan jimat terbuat dari perunggu dengan hiasan kepala Pazuzu. Ia juga bisa diusir dengan kelabang dan peniti.
Utukku

Merupakan sejenis iblis dalam mitologi Babilonia yang bisa baik ataupun jahat. Kelompok jahat dikenal dengan julukan “Sang Tujuh” dan merupakan anak dari dewa langit, An, dengan dewi bumi Nergal. Dalam tradisi Akkadia, Utukku merupakan pelayang dewa dunia bawah, yang memiliki tugas untuk menjemput korban-korban persembahan dari manusia, khususnya persembahan berupa darah, hati, dan organ tubuh binatang lainnya. Utukku yang jahat dinamai “ekimmu” sementara yang baik “shedu”.
Azhi Dahaka

Dalam tradisi Persia dan Babilonia,  Azhi Dahaka sosok iblis ular. Azhi Dahaka ialah Zohak dalam kitab Avesta tentang mitologi penciptaan dunia menurut Zoroaster, dia merupakan personifikasi dari Sang Kejahatan. Namanya memiliki arti “ular berbisa”. Iblis ini diciptakan oleh Angra Mainyu atau Ahriman untuk melayaninya. Dia memiliki tiga kepala, tiga rahang yang mewakili penderitaan, kemalangan dan kematian’ enam atau delapan belas mata; taring; dan sayap. Di dalam tubuhnya terdapat laba-laba, ular, kalajengking dan makhluk berbisa lainnya yang jika dilepaskan akan menghancurkan seluruh dunia. Azhi Dahakan juga digambarkan dengan wujud manusia dengan dua ekor ular berbisa melingkar dilehernya.
Dumah

Merupakan malaikat kediaman, kekakuan maut, dan penghukuman; ia juga merupakan ruh penjaga Mesir. Nama Dumah memiliki makna “keheningan”. Ia merupakan pangeran neraka yang di dalam legenda Babilonia menjaga gerbang ke-14 dunia bawah. Kitab Kabalah Zohar mengatakan bahwa Dumah merupakan Pemimpin Gehenna dengan sepuluh ribuh malaikat pembawa azab di bawah kendalinya dan 12,000 miliar pelayan lainnya untuk menghukum para pendosa. Dumah melepaskan ruh-ruh orang mati baik pendosa maupun tidak ke dunia pada setiap malam tahun pertama setelah kematiannya.
Lilitu

Kelompok iblis babilonia yang terdiri dari iblis jantan lilu dan iblis betina lilitu dan ardat lili. Lilu dan lilitu menghantui gurun-gurun pasir dan suka mengganggu wanita hamil dan bayi. Ardat lili tidak bisa melakukan hubungan seksual untuk melampiaskan dendamnya ini ia membuat para pemuda impoten. Selain itu ia juga membuat para wanita mandul. Ardat lili dipercaya memiliki wujud manusia berekor kalajengking.
Ekimmou

Tradisi mengenai Ekimmou bisa ditemukan di Babilonia kuno, Mesir dan Inuit. Ekimmou memiliki temperamen yang tinggi dan ditakdirkan untuk mengelanai dunia karena takkan bisa menemukan dunia. Memiliki penampilan seperti hantu, ia menyerang manusia secara membabi buta sampai korbannya tersebut tewas. Dia juga dipercaya mengikuti manusia selama bertahun-tahun untuk menghantui mereka. Ekimmou tercipta karena proses pemakaman yang tidak sesuai ketentuan seperti seseorang tidak dikuburkan secara layak, ketika keluarga si mayat tidak memberikan korban pemakaman dengan cukup, atau karena mayat tersebut tidak dikubur sama sekali. Selain itu, Ekimmou juga bisa berasal dari wanita yang meninggal ketika hamil atau melahirkan, wanita yang tidak pernah merasakan cinta, atau seseorang yang meninggal karena kelaparan, mati kepanasan atau ditinggalkan oleh keluarga.
Belili

Belili pada awalnya merupakan salah seorang dewi yang dipuja dalam agama Sumeria Kuno. Namun, bangsa Babilonia menganggapnya sebagai dewi Vampir. Belili berkaitan dengan praktek pelacuran Kuil suci dan sering diberikan korban berupa anak-anak yang dibakarkan kedalam api persembahan. Beberapa sumber mengatakan, Belili memiliki kemampuan dan perilaku seperti Succubus. Banyak yang mempercayai, Belili merupakan konsepsi awal masyarakat mengenai Lilith.



Tuesday, March 3, 2015


Rohan merupakan kerajaan tempat tinggal Rohirrim—suku Manusia yang terkenal akan kegemaran mereka akan kuda. Wilayah ini dulunya merupakan bagian dari kerajaan Gondor, tapi diberikan kepada Rohirrim ketika Eorl Si Muda membawa mereka dari Utara untuk membantu Gondor bertarung melawan invasi musuh. Rohan tetap menjadi sekutu Gondor yang kuat, dam semasa Perang Cincin Rohirrim pergi ke medan pertempuran untuk membantu Gondor pada Pertempuran Padang Pelennor.
Wilayah Rohan terdiri dari sebagian besar padang rumput, cocok sekali untuk mengembang biakkan kuda. Wilayah itu membentang sepanjang 300 mil dari utara ke selatan dan 300 mil dari timur ke barat. Sebelah utara, Rohan berbatasan dengan Sungai Limlight, dan Pegunungan Putih di sepanjang perbatasan selatan. Sebelahn timur, Rohan berbatasan dengan Emyn Muil sementara itu ke wilayah barat daya Rohan berbatsan dengan Mulut Entwash dan Sungai Mering yang sekaligus merupakan perbatasan Gondor dan Rohan. Di sebelah barat Rohan membentang Hutan Fangorn dan Celah Rohan di ujung Pegunungan Berkabut. Isengart berdiri di sebelah Utara Celah dan Helm Deep menjadi benteng pertahanan di wilayah selatan.
Sebagian wilayah Rohan berada di bagian barat Celah Rohan, berbatasan dengan Sungai Isen dan Adorn. Wilayah ini disebut dengan west-march. Dalam perjalana sejarah Rohan, west-march dihuni oleh Manusia Dunland atau manusia yang merupakan kerabat dekat mereka.
Sungai Entwash mengalir dari Hutan Fangorn ke Anduin dan membelah dua padang Rohan disebut dengan Eastemnet dan Westemnet. Sebagian besar kawanan kuda merumput di padang yang hijau ini, mereka dijaga oleh para pengembala yang berkemah di sana selama sepuluh tahun. Di Westemnet dekat Entwash terdapat banyak rawa dan telaga, dan ditempat ini rumput tumbuh subur hingga selutut para penunggang kuda. Tanah di Eastemnet lebih keras, dan sebagian besar penduduk utara menggunakan tempat ini sebagai jalan utama.
Sebagian besar penduduk Rohan tinggal di wilayah Selatan, di daratan hutan subur dan lembah dalam Pegunungan Putih. Ibu kota Rohan berada di Edoras, dimana Raja Rohan tinggal di Istananya, Aula Emas Meduseld, berdiri di sebuah bukit di hadapan lembah Harrowdale. Di Harrowdale terdapat dua desa kecil yanitu Underharrow dan Upbourn. Benteng Dunharrow berdiri tegak di sebelah timur lembah. Di gunung belakang Dunharrow terdapat pintu masuk menuju Jalur Orang Mati. Sungai Snowborun mengalir dari Harrowdale bermuara ke Entwash.
Di barat Snowbourn berada wilayah Westfold, yang merupaka kediaman banyak para penunggan kuda. Benteng Helm Deep berada di Westfolfd tepatnya dilembah Deeping-coomb di dekat Celah Rohan. Banyak orang pergi mengunjungi wilayah utara Westfold dekat Isengard dan Fangorn.
Di timur Snowbourn berada wilayah kecil Folde. Folde merupakan pusat kerajaan Rohan karena Raja dan bangsawan kerajaan  tinggal di sana. Edoras berada di Folde, dan Aldburg merupakan kediaman bangsawan Rohan kerabat Raja juga berada di Folde.
Wilayah Eastfold berada di antara Folde dan Fenmarch. Fenmarch merupakan daerah berawa di sepanjang Sungai Merring perbatasan Rohan dan Gondor. Sebgian hutan Firien memanjang dari Sungai Merring ke Rohan. Sebagian besar hutan itu berada di wilayah Gondor, namun seiring waktu Hutan Firien menjadi kepunyaan Rohan.
Jalan Besar Barat membentang ke arah barat di sepanjang Pegunungan Putih dari Gondor ke Celah Rohan, di sana ia terhubung dengan Jalan Utara-Selatan menuju Eriador. Jalan itu juga melewati Snowbourn di depan gerbang Edoras.
Untuk tujuan militer, Rohan dibagi dua menjadi West-mark dan Esat-mark. Sungai Entwash dan Snowbourn menjadi pembatas dua wilayah ini. Terdapat tiga Panglima Mark yang memimpin pasukan militer Rohan. Panglima Pertama memimpin Para Penunggan Edoras dan wilayah sekitarnya termasuk Harrowdale. Panglima Kedua memimpin East-Mark atau West-Mark tergantung wilayah mana yang membutuhkan. Panglima ketiga memimpin sisa wilayah lainnya. Setelah Perang Cincin, Raja Eomer menghapuskan tingkatan ini dan menggantinya dengan dua Panglima: Panglima East-mark dan Panglima West-mark

Pengunjung Blog

My Blog Rank

SEO Stats powered by MyPagerank.Net

Advertisement

Translate

Popular Posts

Visitors

Total Pageviews

Powered by Blogger.

Followers

Google Followers