Monday, January 19, 2015


Thranduil ialah Raja Peri Mirkwood, ayah dari Legolas dan Putera Oropher. Dia merupakan salah satu keturunan dari Peri Sindar meskipun rakyatnya kebanyakan peri silvan atau peri hutan. Dia diperkirakan lahir di Doriath pada zaman pertama. Setelah kejatuhan Doriath dan Zaman pertama berakhir. Thranduil dan ayahnya Oropher ikut bersama para peri lainnya pindah ke wilayah timur karena Beleriand telah hancur akibat peperangan. Ia dan Oropher tinggal di Lindon kerajaan Gil-galad. Thranduil pindah dari Lindon menuju wilayah timur Anduin pada tahun 1000 zaman kedua. Pada waktu itu, dia pergi ke sebuah hutan lebat di sebelah timur Anduin yang dikenal dengan Greenwood the Great.

Menurut beberapa cerita, Thranduil mendirikan kerajaan Peri Hutan di Greenwood; sementara sumber lain mengatakan Oropher ayahnya yang mendirikan kerajaan itu. Thranduil dan Oropher ikut serta dalam Pertempuran Persekutuan Terakhir untuk mengalahkan Sauron .Oropher terbunuh dalam pertempuran tersebut. Pada tahun 3441 zaman kedua, Thranduil menarik mundur pasukannya ke Greenwood. Sekitaran tahun 1050 zaman ketiga, Greenwood diselimuti oleh bayang kegelapan dan semenjak itu berganti nama menjadi Mirkwood, Hutan Suram. Laba-laba Raksasa dan makhluk keji lainnya datang mendiami Mirkwood setelah kejatuhan bayang-bayang dan di Dol-Guldur sebuah benteng di dirikan oleh sebuah kekuatan jahat yang nantinya diketahui sebagi Sauron.

Karena kejatuhan bayang-bayang dan kedatangan Laba-laba raksasa, Thranduil dan rakyatnya pindah ke wilayah timurlaut Mirkwood dan disana dia membangun Aula kerajaanya di dalam gua bawah tanah. Meskipun dibayangi oleh kehadiran kekuatan kegelapan, Peri Hutan Mirkwood masih mencintai hutan itu. Pada musim gugur, Raja Thranduil mengenakan mahkota yang dirangkai dari daun dan buah beri merah, sementara pada musim panas dirangkai dari bunga-bunga hutan. Dia dan rakyatnya suka berburu dan berpesta di antara pohon-pohon Mirkwood.

Pada tahun 2941, Thranduil yang tengah berpesta bersama rakyatnya di dalam hutan diganggu oleh kehadiran Rombongan Kurcaci dan seorang Hobbit. Para peri memindahkan tempat pesta mereka tetapi rombongan tersebut tetap mengikuti mereka. Akhirnya, mereka menangkap kepala rombongan tersebut, Thorin Oakenshield dan membawanya ke hadapan raja. Thorin ditawan karena dia tidak mau mengatakan apa yang dia lakukan di hutan Mirkwood dan pedang Orcrist direbut dari tangannya. Tak lama setelah penangkapan Thorin, dua belas kurcaci lainnya juga ditangkap dan dipenjarakan di ruang bawah tanah Mirkwood. Akan tetapi, Bilbo Baggins berhasil lolos karena menggunakan Cincin Utama dan dia berhasil membebaskan ketigabelas kurcaci dengan mengendarai tong di Forest River dan terdampar di Lake-town.

Berita kematian Naga Smaug datang ke Thranduil dari burung-burung hutan dan Peri yang dia suruh mengejar rombongan kurcaci yang kabur. Dia bersama sekelompok pasukan datang ke Lonely Mountain merebut kembali permata Kaum Peri. Di jalan dia bertemu dengan utusan Bard dari Lake-town dan membantu manusia Lake-town yang kotanya telah diluluhlantakkan oleh Smaug. Thranduil dan para peri memberi mereka makanan dan membantu mereka mendirikan tempat berlindung. Lalu, Thranduil dan Bard memimpin Pasukan Peri menuju kaki Lonely Mountain, di sana mereka terkejut mendapat Thorin dan rombongannya masih hidup.

Thorin menolak permintaan Bard atas pembagian harta karun Lonely Mountain dan dia juga tidak senang akan kedatangan Thranduil yang telah mempenjarakannya. Dia meminta bantuan pada sepupunya Dain Ironfoot dan bersiap-siap untuk berperang. Menyadari kekuatan mereka tidak seimbang dengan Pasukan Peri, Bilbo membawa Arkenstone pada Thranduil dan Bard menjadikannya untuk berunding dengan Thorin agar pertempuran bisa dicegah.
Thorin sepakat memberikan seperempatbelas harta karun Erebor sebagai tukaran dari Arkenstone. Sebelum pertukaran terjadi, pasukan Dain sampai di Erebor. Thranduil yang enggan mencetuskan perang hanya demi permata mulai memerintahkan pasukannya mundur. Pada saat yang sama, Orc dan Warg dari Misty mountain datang menyerang Erebor sehingga meletuslah Pertempuran Lima Pasukan. Pasukan Thranduil diarahkan untuk menghadapi Orc di wilayah selatan Gunung. Banyak Peri, manusia dan kurcaci yang gugur dalam pertempuran itu hingga bantuan datang dari Elang Raksasa. Akhirnya, pertempuran berhasil dimenangkan.

Setelah pertempuran usai, Thranduil meletakkan Pedang Orcrist di atas pusara Thorin sebagai penghormatan. Thranduil menerima Berlian Girion dari Bard dan kalung permata perak dari Bilbo yang merupakan simpanan dari harta karun Erebor. 

Pada tanggal 21 Maret 3018 Zaman Ketiga, Aragorn datang membawa Gollum ke hadapan Thranduil di Mirkwood untuk dipenjarakan. Thranduil memerintahkan para perinya untuk menjaga ketat Gollum, namun karena merasa kasihan Para Peri membiarkan Gollum bermain sendiri dan diawasi dari jauh. Suatu malam, Gollum menolak turun dari pohon yang dipanjatnya dan serangan datang dari Orc sehingga Gollum berhasil kabur dari Mirkwood. Thranduil lalu mengirim puteranya, Legolas, ke Elrond di Rivendell untuk memberitakan berita kaburnya Gollum.

Pada masa Perang Cincin, Mirkwood mendapat serangan dari pasukan Sauron dan hutan itu dibakar. Tetapi, pasukan peri Thranduil berhasil memukul mundur pasukan yang datang dari Dol-guldur tersebut. Pada tanggal 6 April, Thranduil bertemu dengan Celeborn di tengah hutan bersama pasukan Lorien untuk menghancurkan Dol-guldur. Bayang kegelapan berhasil diusir dari Dol-Guldur dan wilayah itu kemudian diberi nama Eryn Lasgalen. Di hutan itu, Peri Silvan hidup dengan damai di bawah pimpinan Thranduil untuk masa yang cukup lama. Setelah menjalani hidupnya ribuan tahun di Middle-earth, Thranduil berlayar ke Valinor menuju tanah abadi.

Sekitar tahun 500 pada Zaman Kedua, kekuatan Sauron kembali meningkat. Dia yakin bahwa Valar telah mengabaikan perkara di Middle-earth setelah kejatuhan Morgoth dan dia menyusun rencana untuk menaklukkan Middle-earth. Berbeda dengan Morgoth, Sauron tidak berniat untuk menghancurkan penduduk Middle-earth tetapi untuk menguasai dan mengendalikan mereka, dan cara ini lebih bijak dari tuannya dahulu.
Di wilayah timur jauh dan selatan, Sauron berhasil memperdaya banyak Manusia dan mengubah mereka menjadi jahat. Sauron merasa manusia bisa dijerat dengan mudah, tetapi dia gentar akan Manusia Numenor yang merupakan keturunan Manusia yang bergabung dengan pasukan peri melawan Morgoth pada Zaman Pertama. Numenorean mulai menjelajahi pesisir Middle-earth tetapi Sauron belum berani melawan mereka.
Sauron memilih Mordor menjadi kerajaanya pada tahun 1000. Wilayah itu dilingkupi oleh tiga rangkaian pegunungan. Di dalamnya, berdiri sebuah gunung api yang dikenal dengan nama Gunung Ajal dan Sauron berniat untuk menggunakan api panas gunung itu untuk menempa cincin utama. Di Mordor, Sauron membangun bentengnya, Barad-dur, Menara Kegelapan.
Untuk melancarkan rencananya menguasai Middle-earth, Sauron berniat untuk membujuk Kaum Peri untuk melayaninya karena kekuatan mereka sangat besar. Sekita tahun 1200 Zaman Kedua, dia datang ke Eriador menyamar dalam wujud rupawan dan mengaku sebagai utusan Valar dengan nama Annatar, Pemberi Hadiah. Raja Agung Gil-Galad tidak mengenalinya tetapi dia juga tidak mempercayainya serta menolak kedatangannya di Lindon.
Lalu Sauron pergi ke Eriador tempat kediaman Celebrimbor dan peri pengrajin lainnya. Sauron berjanji akan mengajarkan mereka tata kriya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka. Para peri pengrajin terpedaya dan menerima Sauron. Menggunakan keterampilan yang mereka pelajari, mereka mulai menempa Cincin-Cincin Sakti pada tahun 1500.
Sauron kembali ke Mordor, dan di Gunung Ajal pada tahun 1600 dia menempa cincin utama untuk menguasai cincin-cincin lainnya. Dia menuangkan banyak kekuatan dan hasratnya ke Cincin utama agar ia bisa menguasa cincin-cincin lain. Cincin Utama membuat Sauron bisa membaca dan mengendalikan pikiran orang-orang yang memakain cincin-cincin lainnya.
Ketika ia mengenakan cincin itu, kekuatan Sauron bertambah dahsyat. Tetapi ada dua bahayan dari cincin itu terhadapnya. Pertama, jika seseorang dengan kekuatan yang lebih dari dia miliki mengambil cincin itu, maka Sauron akan menjadi pelayannya. Kedua, jika cincin itu dihancurkan, Sauron jika ikut hancur karena ia tak memiliki kekuatan lagi untuk menopang keberadaannya dan ia akan menyusut menjadi tak lebih dari secercah bayang-bayang. Tapi Sauron yakin tak seorangpun yang mampu menghancurkannya dan ia juga yakin bahwa tak ada yang lebih kuat darinya.
Ketika Sauron mengenai Cincin Utama, Kaum Peri mengetahuinya. Mereka sadar telah tertipu oleh Sauron dan menanggalkan cincin yang mereka pakai. Tiga cincin peri Narya, Nenya, dan Vilya ditempa sendiri oleh Celebrimbor. Oleh karena itu, cincin tersebut bebas dari sentuhan Sauron tetapi masih terkendalikan oleh Cincin Utama, jadi Kaum Peri menyembunyikan mereka dari Sauron.
Sauron murka dan mengumumkan perang melawan Peri. Dia menyerang Eriador tahuh 1695 dan juga Eregion. Elrond datang bersama pasukan dari Lindon untuk membantu Peri Eregion, tetapi Pasukan mereka kalah jumlah dan kalah. Sauron mengambil Sembilan Cincin dan dia menyiksa Celebrimbor untuk mengetahui keberadaan Tujuh Cincin, tetapi Tiga Cincin Peri telah dikirim jauh dan Celebrimbor menolak memberitahu keberadaanya.
Celebrimbor terbunuh dan Sauron menancapkan tubuhnya di atas panji-panjinya. Pasukan Elrond mundur ke arah utara dan Kaum Kurcaci menutup kerajaan mereka di Khazad-dum. Pasukan Sauron menguasai Eriador pada tahun 1699. Gil-galad mengerahkan pasukan melawan invasi Sauron ke Lindon, dan pada saat itu bantuan datang dari pasukan Numenor, pasukan Sauron berhasil dipukul mundur. Sauron sendiri melarikan diri ke Mordor.
Sauron secara perlahan-lahan berhasil menghimpun pasukan kembali yang terdiri atas Pasukan Orc dan makhluk keji lainnya. Dia menyebarkan pengaruhnya kepada Manusia di Rhun dan Harad wilayah sebelah timur dan selatan Mordor dan dia mengangkat dirinya sebagai Raja dan Dewa mereka.
Sauron menciptakan pelayannya yang mematikan dengan cara membagikan sembilan cincin kepada manusia. Konon, tiga dari mereka merupakan petinggi Numenor. Mereka semua diperbudak oleh Sauron dan menjadi hantu. Hantu cincin, atau Nazgul, pertama kali muncul pada tahun 2551.
Seiring dengan meningkatnya kekuatannya, keangkuhan Sauron menjadi bertambah dan dia menyatakan diri sebagai Raja Manusia dan Penguasa Bumi. Dia mulai melancarkan serangan ke wilayah Numenorean di sepanjang Middle-earth. Sauron membenci Numenoreans dan berniat untuk balas dendam karena kekalahannya di Lindon.

Pada tahun 3262, Ar-Pharzon, Raja Numenor, mendarat di Middle-earth bersama pasukannya dan menuntut Sauron menyerahkan diri. Pasukan Sauron menolak bertarung karena gentar akan pasukan Numenor. Sauron merasa bahwa dia tidak bisa memenangkan, namun dia berencana untuk mengalahkan Numenorean dengan tipu daya dan kelicikannya. Sauron menyerahkan diri dan ditawan ke kerajaan Numenor.      
Sauron menumbuhkan benih-benih pertikaian dan memanfaatkan ketakutan Numenorean akan kematian. Dia merubah wujudnya menjadi sosok rupawan dan rendah hati. Karena tipu daya tuturnya, dia diangkat jadi penasihat Raja Numenor. Dia membujuk Ar-Pharazon berhenti menyembah Eru dan berpaling kepada Morgoth. Dan atas tipu daya Sauron, Kaum Numenor mulai mengorbankan manusia dalam usahanya mencapai keabadian.
Kemudian Sauron meyakinkan Ar-Pharazon bahwa dia akan memperoleh keabadian jika dia pergi ke Negeri Abadi, Valinor. Ar-Pharazon menghimpun armada besar dan berlayar ke barat tahun 3319, berniat untuk merebut paksa Negeri Abadi. Namun, ketika Ar-Pharazon menjejakkan kakinya di pantai Valinor, Eru menenggelamkan pasukannya dan mengubur Ar-Pharazon di bawah runtuhan bukit. Eru juga menghancurkan Numenor ke dasar lautan.
Sekelompok Numenoreans yang dijuluki Sahabat Peri dan tidak terpedaya oleh tipuan Sauron berhasil menyelamatkan diri dari kehancuran Numenor. Mereka dipimpin oleh Elendil dan puteranya Isildur dan Anarion. Mereka berlayar ke Middle-earth dan mendirikan kerajaan Gondor dan Arnor pada tahun 3320.
Pada tahun yang sama, ruh Sauron kembali ke Middle-earth dari puing-puing reruntuhan Numenor dimana dia ikut tenggelam  bersamanya. Tubuhnya lenyap dan dia tak bisa lagi berubah ke wujud yang rupawan. Namun, wujud barunya sangat mengerikan untuk dipandang.
Sauron berhasil menyelamatkan Cincin Utama dari kehancuran Numenor dan kembali mengenakannya di Barad-dur. Manusia yang sebelumnya dia taklukkan kembali melayani Sang Penguasa Kegelapan. Di antara mereka terdapat Manusia Numenor yang telah diperdaya Sauron dan dijuluki Numenorean Hitam.
Sauron meneruskan rencananya menaklukkan Middle-earth, dimulai dengan menyerang kerajaan Gondor yang baru berdiri. Dia merebut Minas Ithil, benteng Isildur di dekat perbatasan Mordor. Sauron menyerang terlalu cepat sebelum dia cukup kuat. Anarion berhasil menghalanginya menguasai Osgiliath dan Minas Arnor.
Pasukan Manusia dipimpin oleh Elendil dan pasukan Peri dipimpin oleh Gil-galad bergabung menyerang Sauron dalam Pertempuran Persekutuan Terakhir. Tahun 3434, Pertempuran Dagorlad pecah di gerbang Mordor. Pasukan Sauron dikalahkan dan Sauron terkepung di menara hitamnya. Pengepungan Barad-dur ini berlangsung selama tujuh tahun hingga tahun 3441, ketika Sauron keluar dari menaranya. Dia bertarung dengan Elendil dan Gil-galad di lereng Gunung Ajal. Dalam pertempuran itu, Sauron dikalahkan tetapi Elendil dan Gil-galad terbunuh. Isildur memotong Cincin Utama dari tangan Sauron dengan pedang patah ayahnya, Narsil. Dengan lepasnya Cincin Utama, Ruh Sauron pergi meninggalkan tubuhnya yang ikut musnah.
Isildur menolak menghancurkan Cincin Utama dan mengambil cincin itu untuknya. Pada tahun 2 Zaman Ketiga, dia dibunuh oleh Orc di Gladden Field dan Cincin Utama hilang di arus air sungai Anduin.

Sauron adalah musuh besar dari bangsa-bangsa merdeka di Middle-earth (Dunia tengah) pada zaman kedua dan ketiga. Sebelumnya, dia merupakan Pelayan Morgoth “servant of morgoth”, tetapi setelah kekalahan Morgoth pada akhir zaman pertama, Sauron menjadi penerus Morgoth sebagai Penguasa Kegelapan untuk menguasai seluruh wilayah Middle-earth. Untuk mencapai tujuan hitamnya ini, dia menempa Cincin Utama yang juga merupakan penyebab kejatuhannya.
Pada mulanya Sauron merupakan salah satu dari Maiar- Ruh gaib yang membantu dan melayani Penguasa Arda atau Valar. Dia terlahir sebelum dunia tercipta bersama para Ainur lainnya. Oleh karena itu, dia juga ikut serta dalam persembahan Tembang Agung di hadapan Eru Iluvatar pada masa penciptaan dunia. Sauron tidaklah jahat pada awalnya. Ketika para Valar memutuskan untuk turun ke Arda, Sauron juga ikut bersama mereka. Dia yang kala itu bernama Mairon menjadi pelayan Vala Aule, Vala Penempa, yang bertugas untuk menyediakan dan mengolah bahan-bahan pembuat Arda atau Dunia. Dari Aule inilah, Sauron belajar banyak tentang penempaan dan tata-kriya.
Akan tetapi, Sauron terpedaya oleh kekuatan dan keagungan Melkor- seorang Vala yang ingin menguasai seluruh semesta. Sauron menjadi pengikut Melkor dan berpaling dari Aule. Bersama Melkor, ia menyusun rencananya sendiri untuk berkuasa dan ia menganggap mengikuti Melkor adalah cara untuk mewujudkan rencananya tersebut. Melkor kemudian dinamai Morgoth oleh Peri Noldor dan Sauron menjadi pelayannya yang paling kuat dan melakukan banyak kejahatan atas perintah Penguasa Kegelapan.
Morgoth tinggal di sebuah benteng di Utumno wilayah utara Middle-earth. Sementara itu, Sauron diperintahkan untuk menduduki benteng lainnya, Angband, yang dibangun di dekat pantai sebagai pertahanan jika ada serangan Valar dari Negeri Abadi di seberang samudera barat. Ketika Valar mengetahui Kaum Peri telah terbangun di Middle-earth, mereka memutuskan untuk memerangi Melkor. Pada Pertempuran Valar, Morgoth ditawan ke Aula Mandos, Valinor, akan tetapi Sauron tidak tertangkap dan bersembunyi jauh di bawah bentengnya.
Morgoth dipenjarakan oleh Valar selama tiga zaman di Aula Mandos. Setelah dia dilepaskan, dia mencuri permata Silmaril ciptaan Peri Noldor Feanor dan melarikan diri ke Middle-earth setelah juga membunuh Finwe, Raja Noldor Valinor dan sekaligus ayah Feanor. Feanor dan para kerabatnya mengejar Morgoth ke Middle-earth untuk merebut Silmaril dan membalas kematian Finwe, dan War of the Jewels (Perang Permata) pun dimulai serta berlangsung hingga akhir zaman pertama.
Sekembalinya Morgoth ke Middle-earth, Sauron kembali bertugas sebagai Letnannya. Morgoth kembali membangun Angband dan menunjuk Sauron sebagai penjaganya. Kini, Sauron telah menjadi cerdik, kuat dan kejam. Semua orang gentar akannya dan siksaannya yang terkenal pedih. Dia menjadi ahli sihir yang handal dan bisa berubah wujud bahkan ke wujud menawan sekalipun jika dia ingin. Sauron menciptakan werewolves (manusia serigala) dengan cara menjerat ruh-ruh jahat dalam tubuh binatang buas. Salah seorang bawahannya yang terkenal adalah Vampir Thuringwethil yang sering dia gunakan sebagai utusannya.

Sekitar tahun 457 pada Zaman Pertama, Sauron menyerang benteng Kaum Peri, Minas Tirith, di Pulau Tol Sirion. Para peri dirundung ketakutan dan terpaksa melarikan diri. Sirion kemudian dinamai Pulau Werewolves dan Sauron menguasainya menara penjaga tersebut. Dia menguasai seluruh jalan-jalan ke pegunungan, memungkinan pasukan Morgoth memasuki Beleriand.
Morgoth memerintahkan Sauron membunuh Barahir, Kapten manusia yang memimpin pengikutnya untuk melawan Morgoth. Sauron menipu Gorlim, salah satu pengikut Barahir, dengan menjanjikannya akan bersatu dengan istrinya yang hilang jika dia memberitahukan lokasi persembunyian Barahir. Setelah Gorlim memberitahukan persembunyian Barahir, Sauron menyatakan istrinya telah meninggal dan membunuhnya.
Sauron mengirim para bawahannya untuk membunuh Barahir dan para pengikutnya. Pemimpin pasukan Sauron memotong tangan Barahir yang mengenakan Cincin Barahir sebagai bukti bahwa mereka telah membunuhnya. Akan tetapi, putera Barahir, Beren, membunuh sang kapten dan mengambil kembali cincin ayahnya.
Beren mengembara selama empat tahun mengejar dan membasmi para pelayan Morgoth. Sauron memimpin pasukan werewolves untuk memburunya, tapi Beren berhasil selamt dari mereka. Beren memasuki wilayah kerajaan tersembunyi Doriath, di mana dia bertemu dengan Luthien dan jatuh cinta padanya. Beren menyanggupi permintaan ayah Luthien Thingol bahwa dia harus menjadikan Silmaril dari Mahkota Morgoth sebagai syarat menikahi Luthien.
Beren berangkat menuju Angband bersama Finrod Felagund dan 10 rombongan lainnya.ketika mereka memasuki Pulau Werewolves, Finrod menggunakan ilmunya untuk membuat mereka menyamar menjadi Orc. Namun, Sauron mengetahui samaran mereka. Dia turun dari menaranya dan memenjarakan mereka di dalam ruangan menara tersebut, masing-masing dari rombongan tersebut tewas di tangan werewolves hingga pada akhirnya hanya Beren yang selamat.
Luthien datang ke Pulau Werewolves bersama Huan si Serigala untuk menyelamatkan Beren. Sauron mendengar nyanyiannya dan mengirim werewolvenya untuk menangkap Luthien, akan tetapi Huan berhasil membunuh mereka semua termasuk Drauglin, pemimpinnya. Kemudian Sauron turun dari menaranya dengan wujud werewolves menghadapi mereka, tetapi Luthien mencampakkan jubah ajaibnya ke mata Sauron dan Huan menyerangnya.
Selama pertarungan sengit tersebut, Sauron berubah wujud ke banyak bentuk dari werewolve ke ular lalu kembali ke wujud aslinya. Huan berhasil mengigit tengkuknya dan Luthien menuntutnya untuk menyerahkan wilayah Pulau Werewolves atau dia akan mengirim wujudnya yang tak bertubuh itu ke Morgoth untuk disiksa. Akhirnya, Sauron menyerah. Luthien menyelamatkan Beran dan mereka meneruskan perjalanan merebut Silmaril, yang pada akhirnya berhasil.
Sauron melarikan diri dari Pulau Werewolves dalam wujud sesosok Vampir. Dia terluka parah oleh gigitan Huan dan darah tak berhenti menetas dari lehernya. Sauron melarikan diri ke hutan Taur-nu-Fuin dan berdiam di sana mengisi hutan itu dengan terornya.
Pada akhir zaman pertama, Morgoth berhasil dikalahkan oleh Pasukan Valar pada Perang Amuk Murka (War of Wrath). Morgoth diusir dari dunia selamanya dan dipenjarakan di Kehampaan di balik dinding malam di luar batas dunia. Setelah peperangan berakhir, Sauron yang takut akan murka Valar pergi menemui Eonwe, Maia utusan Manwe, dalam wujud indahnya. Dia mengakui dan menyesali semua kesalahannya di hadapan Eonwe serta memohon ampun dan diizinkan kembali ke Valinor. Eonwe menyuruh Sauron pergi menghadapi Manwe untuk diadili. Tapi, Sauron merasa malu dan terhina serta takut akan dijatuhi hukuman, lalu dia pergi dan melanjutkan niat jahatnya.

Bersambung ke sini

Incubus merupakan sesosok iblis yang kemunculan pertama kalinya ditemukan dalam mitologi,legenda, dan cerita-cerita dari Abad Pertengaha Eropa. Referensi pertama mengenai keberadaannya dapat dibaca di buku Malleous Maleficarum (Palu Penyihir), sebuah buku panduan untuk memburu penyihir yang terbit pada tahun 1486. Dalam sejarahnya, Incubus digambarkan sebagai sosok iblis pemangsa seks bagi manusia. Mereka dipercaya melakukan hubungan seksual secara paksa, melalui mimpi atau nyata, dengan wanita maupun gadis, tak peduli mereka wanita baik-baik maupun wanita murahan. Meskipun mendapatkan kesenangan yang tidak diragukan lagi, kontak seksual dengan Incubi (sebutan tunggal bagi incubus) membawa stigma buruk dan aib besar. Banyak dari mereka akan dituduh sebagai penyihir dan bersekutu dengan iblis.
Nama Incubus sendiri berasal dari bahasa Latin “incubo” bermakna “mimpi buruk”, serumpun dengan kata “incubare” yang bermakna “berbaring di atas” (in berarti di atas dan cubare berarti berbaring, kata ini menunjukkan makna mimpi buruk maupun pasangan seks “dominan/penetrator” tak pedulu jenis kelamin mereka.) Jenis perempuan dari Incubus dikenal dengan nama Succubus.
Mengingat Incubus merupakan iblis perubah wujud, penampilan wujud mereka bisa beragam satu sama lain. Beberapa mereka mengambil wujud manusia biasa sementara yang lain masih mempertahanka wujud demonik/iblisi mereka  seperti dengan tanduk, sayap, ekor dll. Meski demikian, tak peduli wujud penampilan mereka, sesosok Incubus selalu akan tampak menarik secara seksual. Faktanya, Incubi jelek jarang ditemukan, banyak meyakini mereka hanya akan berubah wujud jelek jika ingin menakuti atau menyerang musuh. Bahkan dalam wujud asli mereka, kebanyaka Incubi memiliki penampilan yang menarik secara seksual.
Sama dengan penampilan wujudnya, Incubus juga mengenakan pakaian yang menarik. Mereka memakai pakaian yang indah dilihat dan enak disentuh. Selain itu, mereka suka memilih pakaian yang membangkitkan libido orang yang memandangnya serta menambah kegairahan seksual karena penampilan fisik mereka. Itupun, jika mereka ingin mengena pakaian sebab kebanyakan mereka muncul dalam keadaan tanpa busana.

Tabiat dan kebiasaan para Incubus biasanya berkaitan dengan seksualitas. Mereka cenderung penggoda, hedonis, dan karismatik, dan mereka selalu berburu mangsa perempuan yang menarik bagi mereka. Mereka  tidak menyukai ide tentang keperawanan, membujang, dan monogami. Beberapa di antara mereka suka menyendiri, menarik diri dari lingkungan sosial, dan memilih berdiam di tempat terpencil hingga keinginan mereka timbul untuk mencari maupun “menikmati mangsanya”. Sementara itu, Incubus lainnya lebih suka berinteraksi dengan korbannya pada lingkungan yang lebih ramai, seperti di pesta, dan rumah pelacuran (sebagai pelacur maupun pelanggan).
Incubi memiliki rasa hormat yang kurang terhadap wanita. Selain sering memperkosa mereka, incubi sering membuat  harem atau markas dan di sana mereka akan ditunggui oleh para wanita korban mereka; mereka juga menyediakan tempat seperti ini buat incubus lainnya yang malas berburu mangsa.
Ironisnya incubus tua kehilangan kemampuan merejka untuk bereproduksi. Cara bereproduksi adalah dengan cara berubah wujud jadi succubus, tidur dengan pria, mengambil sperma pria tersebut dan memasukkannya ke dalam wanita korbannya. Persatuan dari dua benih ini menghasilkan anak yang disebut dengan Cambion. Cara lainnya adalah bekerja sama dengan Succubus; Succubus mencuri sperma pria korbannya dan memberikannya kepada Incubus yang nantinya akan menanamkannya pada korbannya. Incubus homoseksual maupun biseksual tidak pernah terdengar atau muncul dalam cerita dan kepercayaan, banyak Incubi benci kepada pria lainnya bahkan terkadang kepada sesama incubi. Kebencian ini menghalangi mereka untuk menjalin pertemanan apalagi menjadi kekasih. Hubungan romantis antara Incubus dan succubus juga tidak pernah terdengar.

Incubus memiliki paras yang sangat rupawan. Mereka merupakan puncak dari keindahan fisik, dianugerahi dengan kekuatan dan ketangguhan yang luar biasa. Mereja punya kemampuan untuk berubah wujud yang bisa membuat mereka bisa berubah wujud menjadi sosok yang ‘menggairahkan’. Mereka juga memiliki kemampuan untuk cepat sembuh dari luka. Pada incubi yang lebih kuat atau lebih tua, kemampuannya juga bisa berubah menjadi sosok ruh dan merasuki tubuh dan pikiran pria manusia. Incubus memiliki kemampuan yang sangat hebat dalam merayu, rasa percaya diri yang tinggi yang bahkan bukan tandingan bagi manusia biasa.
Ketika Incubus telah berhasil menjerat korbannya (dengan pesonanya atau pemerkosaan), mereka akan menghisap energi seksual dari korbannya selama fantasi erotis dan berhubungan seksual. Beberapa dari mereka sangat rakus menghisap energi korbannya dimana ketika mereka pergi korbannya akah kehabisan energi kelelahan teramat sangat bahkan meninggal dunia.


Succcubus merupakan sesosok iblis yang kemunculan pertama kalinya ditemukan dalam mitologi,legenda, dan cerita-cerita dari Abad Pertengaha Eropa. Referensi pertama mengenai keberadaannya dapat dibaca di buku Malleous Maleficarum (Palu Penyihir), sebuah buku panduan untuk memburu penyihir yang terbit pada tahun 1486. Dalam sejarahnya, Succubus digambarkan sebagai sosok iblis pemangsa seks bagi manusia. Mereka dipercaya melakukan hubungan seksual secara paksa, melalui mimpi atau nyata, dengan pemuda maupun pria tua, tak peduli mereka pria baik-baik maupun hidung belang. Meskipun mendapatkan kesenangan yang tidak diragukan lagi, kontak seksual dengan Succubi (sebutan tunggal bagi succubus) membawa stigma buruk dan aib besar. Banyak dari mereka akan dituduh sebagai penyihir dan bersekutu dengan iblis.

Nama Succubus sendiri berasal dari bahasa Latin “succuba” bermakna “wanita jalang”, atau “selir” (sub berarti di bawah dan cubare berarti berbaring, kata ini menunjukkan makna pasangan seks “submissive/pasif” tak peduli jenis kelamin mereka.) Jenis lelaki dari Succubus dikenal dengan nama Incubus.
Mengingat Succcubus merupakan iblis perubah wujud, penampilan wujud mereka bisa beragam satu sama lain. Beberapa mereka mengambil wujud manusia biasa sementara yang lain masih mempertahanka wujud demonik/iblisi mereka  seperti dengan tanduk, sayap, ekor dll. Meski demikian, tak peduli wujud penampilan mereka, sesosok Succcubus selalu akan tampak menarik secara seksual. Faktanya, Incubi jelek jarang ditemukan, banyak meyakini mereka hanya akan berubah wujud jelek jika ingin menakuti atau menyerang musuh. Bahkan dalam wujud asli mereka, kebanyaka Succcubi memiliki penampilan yang menarik secara seksual.

Sama dengan penampilan wujudnya, Succcubus juga mengenakan pakaian yang menarik. Mereka memakai pakaian yang indah dilihat dan enak disentuh. Selain itu, mereka suka memilih pakaian yang membangkitkan libido orang yang memandangnya serta menambah kegairahan seksual karena penampilan fisik mereka. Itupun, jika mereka ingin mengenakan pakaian sebab kebanyakan mereka muncul dalam keadaan tanpa busana.

Tabiat dan kebiasaan para Succubus biasanya berkaitan dengan seksualitas. Mereka cenderung penggoda, licik, dan amoral, dan mereka selalu berburu mangsa pria yang menarik bagi mereka. Tak ada satupun dari mereka yang perawan, celibate, atau menjalin hubungan dengan satu pasangan. Beberapa di antara mereka suka menyendiri, menarik diri dari lingkungan sosial, dan memilih berdiam di tempat terpencil hingga keinginan mereka timbul untuk mencari maupun “menikmati mangsanya”. Sementara itu, Succubus lainnya lebih suka berinteraksi dengan korbannya pada lingkungan yang lebih ramai, seperti di pesta, dan rumah pelacuran (sebagai pelacur maupun pelanggan).

Succubi memiliki rasa hormat yang kurang terhadap pria. Selain sering memperkosa mereka, incubi sering membuat  harem atau markas dan di sana mereka akan ditunggui oleh para pria korban mereka; mereka juga menyediakan tempat seperti ini buat succubus lainnya yang malas berburu mangsa.

Ironisnya Succubus tua kehilangan kemampuan mereka untuk bereproduksi. Cara bereproduksi adalah dengan cara berubah wujud jadi succubus, tidur dengan pria, mengambil sperma pria tersebut dan memasukkannya ke dalam wanita korbannya. Persatuan dari dua benih ini menghasilkan anak yang disebut dengan Cambion. Cara lainnya adalah bekerja sama dengan Succubus; Succubus mencuri sperma pria korbannya dan memberikannya kepada Incubus yang nantinya akan menanamkannya pada korbannya. Succubus homoseksual maupun biseksual tidak pernah terdengar atau muncul dalam cerita dan kepercayaan, banyak Succcubi benci kepada wanita lainnya bahkan terkadang kepada sesama Succubi. Kebencian ini menghalangi mereka untuk menjalin pertemanan apalagi menjadi kekasih. Hubungan romantis antara Succubus dan incubus juga tidak pernah terdengar.

Succubus memiliki paras yang sangat rupawan. Mereka merupakan puncak dari keindahan fisik, dianugerahi dengan kekuatan dan ketangguhan yang luar biasa. Mereja punya kemampuan untuk berubah wujud yang bisa membuat mereka bisa berubah wujud menjadi sosok yang ‘menggairahkan’. Mereka juga memiliki kemampuan untuk cepat sembuh dari luka. Pada succubi yang lebih kuat atau lebih tua, kemampuannya juga bisa berubah menjadi sosok ruh dan merasuki tubuh dan pikiran wanita manusia. Succubus memiliki kemampuan yang sangat hebat dalam merayu, rasa percaya diri yang tinggi yang bahkan bukan tandingan bagi manusia biasa.

Ketika Succubus telah berhasil menjerat korbannya (dengan pesonanya atau pemerkosaan), mereka akan menghisap energi seksual dari korbannya selama fantasi erotis dan berhubungan seksual. Beberapa dari mereka sangat rakus menghisap energi korbannya dimana ketika mereka pergi korbannya akan kehabisan energi kelelahan teramat sangat bahkan meninggal dunia.



Sunday, January 18, 2015

Itzam Na

Itzam Na merupakan dewa utama sekaligus dewa pencipta dalam mitologi suku Maya. Dia tinggal di langit dan menurunkan hujan. Menurut tradisi kepercayaan suku Mata, dunia terletak disebuh rumah yang sangat besar, tembok dan atapnya dibentuk dari empat ekor iguana besar yang memikulnya. Masing-masing binatang ini memiliki warna berbeda. Di wilayah Chichen Izha persembahan secara teratur diberikan kepada buaya yang diyakini sebagai personifikasi dewa ini. Itzam Na kemungkinan sama dengan Hunab Ku, yang dalam beberapa tulisan dianggap sebagai ayahnya. Dia juga dilukiskan dengan wujud manusia.
Izanagi No Kami

Dalam agama Shinto, Izanagi No Kami merupakan dewa pencipta dan salah satu dari tujuh belas dewa yang terlibat dalam penciptaan. Pasangannya adalah Izanami no Kami. Mereka bertanggung jawab kepada lima belas dewa lainnya untuk menciptakan dan memberikan kehidupan ke sebuah daratang terapung. Kedua dewa ini diberikan tombak surgawi yang dengannya mereka berdiri di atas jembatan surga yang mengapung, mendayung air dengan tombak tersebut. Ketika tombak itu ditarik keluar, dari tetesan air yang menetes dari ujung tombak tercipta pulau Onogoro, pulau yang pertama kali tercipta. Menurut Mitologi, kedua pasangan dewa ini, mencipatkan dua makhluk yaitu seorang putera Hiruko dan sebuah pulau Ahaji. Melalui kedua makhluk ini, keempat belas pulau jepang lainnya terjadi dan kemudia mereka pergi menciptakan Pantheon Kami. Keturunan Izanagi yang lainnya ialah Amaterasu, dewi matahari, yang terlahir dari hidungnya dan Susanowo, dewa badai, yang terlahir dari mata kirinya yang merupakan penguasa alam semesta.
Keawe
Merupakan dewa pencipta dalam mitologi Hawai. Dewa ini tinggal di jurang kehampaan Po. Di sana, Keawe merubah kekacauan menjadi kosmos yang teratur. Dia menciptakan langit dari tutup calabashnya (kendi air) dan matahari diciptakan dari piringan oranye yang disimpan di dalam calabash tersebut. Putera pertama Keawe adalah Kane, dewa cahaya, dan puterinya adalah Na Wahine. Dia kemudian melakukan incest dengan Na Wahine untuk menciptakan dewa dan dewi tertinggi Patheon Hawai, Ku, Lono dan Kanaloa yang juga dikenal dengan dewa tiga serangkai.
Amma

Dewa ini merupakan pencipta alam semesta dalam kepercayaan bangsa Mali Afrika Barat. Pertama kali, dia menciptakan matahari dengan cara membakar belanga sampai putih memanas dan meletakkan sebuah sabuk tembaga melingkar di belanga tersebut. Dia juga menciptakan bulan dengan cara yang sama tapi menggunakan kuningan. Orang kulit hitam diciptakan dari cahaya matahari dan kulit putih dari cahaya rembulan. Selanjutnya, setelah menyunat dewi bumi yang dengan klitorisnya tercipta sarang semut, Amma menghamili sang dewi bumi yang melahirkan makhluk pertama, serigala. Lalu, dia menyuburinya dengan air hujan untuk menciptakan tumbuh-tumbuhan dan pada akhirnya menjadi Bapak Umat Manusia.
Amun

Amun merupakan dewa matahari dan pencipta dalam Mitologi Mesir sekaligu Raja langit dan Bumi. Dia dipandang sebagai dewa kuno yang ikut serta dalam penciptaan semesta dan merupakan salah satu dari delapan Ogdoad serta berpasangan dengan dewi Amaunet. Amun dilukiskan dengan wujud Firaun berkuli biru mengenakan modir (sorban). Ritus penyembahannya ditemukan wilayah Mesir Atas dan Mesir Bawah. Beberapa kuil yang dibangun untuk Amun antaranya berada di Amada, Soleb, Gebel Barkal, dan Abu Simbel. Amun juga sering digambarkan dengan sosok domba bertanduk bengkok. Angsa Nil juga merupakan hewan sucinya. Pada abad 16 SM, Amun dianggap sebagai penjelmaan dari dewa matahari kuno Heliopolis yang menyebabkan popularitas dewa ini meningkat dan beroleh gelar “raja para dewa”. Di Thebes, dia dihormati sebagai dewa ular. Amun digambarkan dengan sosok ithyphallic (berpenis ereksi) yang kemungkinan berasal dari anggapan bahwa dia merupakan “dewa pertama”, dia tidak memiliki ayah dan karenanya dia harus menghamili ibunya dalam proses penciptaan.
Archon

Dalam kosmogoni Gnostik, Archons merupakan penguasa pertama sekaligus pencipta alam semesta. Kosmogoni Gnostik menyatakan bahwa Tuhan Israel bukanlah satu-satunya pencipta tetapi merupakan hasil ciptaan dari kekuatan tirani surgawi sebelumnya dan pada akhirnya terlibat dalam konflik antara terang dan kegelapan. Archon merupakan pencipta pertama umat manusia yang diciptkan tanpa jiwa. Sumber-sumber mengenai Archon ini ditemukan dalam teks-teks gnostik Nag Hammadi yang kemungkinan berasal dari abad ke-3 atau 4 Masehi dan terpengaruh oleh pemahaman filsafat Yunani.
Atl

Dewa ini merupakan pencipta alam semesta dalam mitologi suku Aztec di Meksiko kuno. Dewa matahari ini mewakili zaman keempat dari lima zaman dunia yang masing-masing zaman berlangsung selama 2.208 hitungan tahun surgawi. Selain itu, Atl juga dipercayai sebagai dewa air dan menghuni Chalchiuhtlicue. Menurut tradisi, zaman dunia akan berakhir dalam sebuah kehancuran semesta karena banjir besar dan semua manusia akan berubah menjadi ikan.
Atum

Atum salah satu dari dewa pencipta dalam mitologi Mesir yang besar dari zaman pra-Dinasti. Atum tinggal di Heliopolis bersama dewa matahari lainnya, Re dan kemudian bersatu menjadi Atum-re atau Re-Atum. Dewa ini tercipta dari Samudera Azali dan dengan bermasturbasi dia juga menciptakan dua dewa semesta lainnya, Su dan Tefnut, yang juga membentuk jajaran sembilan dewa di Pantheon Heliopolis, Ennead. Atum sering dilukiskan dengan sosok manusia mengenakan mahkota. Dia dianggap sebagai leluhur dari para Firaun Mesir.
Baiame
Baiame dipercaya oleh suku Aborigin Australi sebagai pencipta alam semesta. Suaranya terdengar seperti lenguhan lembu dan menurut mitologi dia pertamkali menciptakan Binatang ketika dia bermimpi dan mengumpulkan mereka semua untuk memilih karakteristik binatang-binatang tersebut yang akan dimasukkan ke dalam manusia. Dia menciptakan dua pria dan satu wanita dari tanah merah Austraila, dan menunjukkan mereka tumbuh-tumbuhan yang bisa mereka makan. Selain itu, dia juga memberikan mereka hukum-hukum yang harus diikuti. Dia merupakan ayah dari Daramulum dan dipercaya tinggal di surga rasi bintang salib selatan.
El

Merupakan dewa pencipta dalam kepercayaan bangsa Kanaan dan disembah oleh suku-suku Ibrani yang tinggal di wilayah utara Palestina. Menurut teks Ugarit, dia merupakan putera dari El-EB (Dewa Bapa). Dalam teks-teks alkitab, nama El digunakan untuk merujuk kata “Tuhan”.  Beberapa meyakini bahwa El kemungkinan sekumpulan dari ruh pencipta yang berasal dari kepercayaan suku-suku utara. El dikatakan berwujud seperti manusia bisa meliaht, mendengar dan menyentuh. Di Israel sekitaran tahun 922 SM, sosok El digambarkan dengan wujud anak Lembu. Suara El konon dipercaya seperti gemuruh, awan-awan merupakan keretanya dan dia menghujani gunung dari air surgawi.


Pada tahun 1300 Zaman Ketiga, Raja Penyihir Angmar pergi menuju wilayah utara di dekat Pegunungan Berkabut. Lama penghuni Middle-earth tidak menyadari bawah dia merupakan pemimpin Nazgul yang datang ke utara untuk menghancurkan Dunedain, menciptakan peperangan sesama mereka. Di Utara, Raja Penyihir mendirikan kerajaan Angmar. Wilayahnya membentang di antara kedua sisi Pegunungan Berkabut. Di kerajaan itu , dia mengumpulkan manusia jahat, Orc dan makhluk keji lainnya. Kerajaan Angmar terkenal akan cuacanya yang dingin dan selalu dituruni salju. Di sebelah selatan Angmar berdiri kerajaan Arnor. Saat Isildur menjadi raja, Angnor dan Gondor bergabung menjadi satu kerajaan. Tapi setelah kematian tragis Isildur, kerajaan tersebut terpecah karena keturunan Isildur tidak menuntut haknya atas tahta Gondor.

Kerajaan Arnor juga terpecah tiga akibat munculnya pertikaian antara putera-putera Earnur, Raja Kesepuluh sekaligus raja terakhir Arnor. Kerajaan tersebut kini dibagi menjadi tiga kerajaan yaitu Arthedain, Rhudaur dan Cardolan. Di kerajaan Arthedain, garis keturunan Isildur tetap bertahan, namun di Rhudaur dan Cardolan garis keturunannya terputus. Dalam sejarahnya, ketiga kerajaan tersebut sering terlibat dalam pertikaian. Rhudaur dan Cardolan sama-sama memiliki keinginan untuk menduduki Amon Sul yang juga dikenal dengan Weathertop, karena di menara tersebut terdapat Palantir, batu penglihat, Utama dari Utara. Di Angmar, Raja Penyihir telah menghimpun pasukan besar untuk menyerang Arnor. Rhudaur adalah kerajaan pertama yang berhasil dikuasai. Dengan bantuan Cardolan, Arthedain berhasil mempertahankan wilayah mereka disepanjang Weatherhill.

Tak lama kemudian, pasukan besar Angmar datang lagi memasuki Cardolan dan mengepung Weathertop. Kaum Dunedai dikalahkan dan Menara Amon Sul dihancurkan dan dibakar pasukan Angmar. Palantir Weathertop berhasil diselamatkan dan dibawa mundur ke Fornost, ibukota Arthedain. Kini Arthedain menjadi satu-satunya pertahanan melawan Angmar. Pada tahun 1974 Zaman Ketiga, kekuatan Angmar kembali bangkit. Raja Penyihir datang menyerang Arthedain di penghujung musim dingin. Dia mengepung Fornost memaksa para Dunedain menyelamatkan diri ke Lune, diantara mereka adalah para putera raja. Akan tetapi, Raja  Arvedui berhasil mempertahankan wilayah utara hingga akhirnya dia menyelamatkan diri bersama para penjaganya.

Sementara itu, Sauron bangkit kembali di Dol-Guldur, wilayah selatan Mirkwood. Hutan itu diliputi kegelapan dan kesuraman dibawah pohon-pohon bahkan di siang hari udaranya terasa pengap dan mencekam. Pada waktu ini, Middle-earth dilanda Wabah Hitam, sebuah penyakit mematikan. Beberapa meyakini, wabah itu disebabkan karena ulah Sauron. Wabah itu muncul dari timur dan mulai melanda Gondor dengan wabah terparah di Osgiliath. Wabah itu menjalari seluruh wilayah Gondor, Arnor, Rhovanion dan Shire.

Kabar mengenai serangan ke Artedahin sampai ke telinga Raja Gondor, Earnil II. Dia mengirim bantuan ke Arthedain meskipun wilayahnya sendiri juga dilanda masalah. Dia mengirim Puteranya, Earnur, dan sekelompok pasukan menuju utara ke Gray Haven kediaman para Peri meminta bantuan pada mereka. Bersama Pasukan Gondor ikutlah Peri Lindon, sisa-sisa Dunedain dari dua kerajaan yang telah jatuh dan manusia dari Rhovanion. Mereka mengetahui Fornost telah terkepung. Pasukan kedua berkumpul di Rivendell di bawah pimpinan Glorfindel. Dalam pertempuran, pasukan berkuda Gondor berhasil mengepung musuh. Para pasukan musuh melarikan diri gentar akan kekuatan Earnur. Pada saat itulah, Raja Penyihir berbalut pakaian hitam datang ke Fornost. Para kuda tunggangan lari ketakutan karena kedatangannya begitupun dengan tunggangan Earnur.

Raja Penyihir menertawakan keciutan pasukan Earnur, tapi kemenangannya ini tidak cukup lama. Pasukan Rivendell datang memasuki arena peperangan dan Raja Penyihir melahirkan diri gentar akan kekuatan Glorfindel. Earnur ingin mengejarnya tapi Glorfindel melarangnya. Ia berkata, “Jangan kejar dia, dia tidak akan kembali lagi ke negeri ini, ajalnya masih lama dan dia takkan mati di tangan pria manusia.” Angmar kini dihancurkan. Begitupun dengan kerajaan Arnor yang juga kini telah berakhir. Kaum Dunedain kini menghilang dari ingatan dan menjadi bangsa pengembara. Pekerjaan dan perbuatan mereka kini jarang tercatat.  Perlahan, merekapun mulai dilupakan.

Dengan bantuan Nazgul lainnya, Raja Penyihir berhasil merebut Minas Ithil dan kini berubah nama jadi Minas Morghul, menara penyihir. Satu-satunya pertahan Gondor kini berada di Minas Arnor yang berubah nama jadi Minas Tirith, menara penjaga. Setelah kematian Raja Earnil II, Earnur menggantikannya jadi Raja Gondor. Raja Penyihir menantangnya bertarung tapi dia menolak. Tujuh tahun berselang, tantangan itu datang lagi dan kali ini Raja Earnur menerimanya. Dia keluar dari Minas Tirith menuju Minas Morghul menantang Raja Penyihir. Earnur tak pernah kembali ke Minas Tirith. Dengannya, berakhirlah masa pemerintahan Raja Gondor, karena Earnur tidak memiliki keturunan, dan dimulailah masa pemerintah Pengurus Istana Gondor, Steward of Gondor.

Selama bertahun-tahun berlalu, kekuatan kerajaan Numenor semakin gemilang. Pada saat itu, manusia mulai cemburu kepada Kaum Peri yang diberi anugerah kehidupan abadi. Mereka mulai melanggar larangan Valar untuk berlayar ke Barat. Ini merupakan bayang kegelapan yang pertama kali menimpa Numenoreans. Selama pemerintahan raja ke-14, dua kelompok yang saling berlawan muncul di Numenor. Kelompok besar menyebut diri mereka pengikut raja serta mengikuti raja melawan Valar. Sementara itu, kelompok kecil lainnya  menyebut diri mereka Sahabat Peri, kelompok yang masih setia kepada Eldar dan Valar.

Menjelang akhir zaman kedua, Sauron kembali berhasil menghimpun kekuatan dan balatentaranya di Barad-dur. Dia menjuluki dirinya Penguasa Dunia dan Raja Manusia. Sembilan raja manusia yang diberi cincin sakti sekarang telah berubah menjadi Nazgul, hantu cincin. Kekuasaan Sauron semakin bertambah dan julukannya sebagai Raja Manusia membuat bangsa Numenor tersinggung. Ar-Pharazon, Raja ke-25 Numenor, berkeinginan merebut gelar itu dari Sauron.  Untuk mewujudkan niatnya ini, dia menyiapkan pasukan besar untuk menyerang Sauron selama lima tahun.

Pasukan tersebut berlabuh di Umbar dan bergerak menuju Mordor. Kejayaan dan kekuatan mereka begitu mengerikan sehingga para pasukan Sauron melarikan diri darinya. Sauron menganggap dia tidak bisa mengalahkan Numenorean melalui kekuatan pasukan dalam peperangan. Dia merubah wujudnya menjadi sosok yang elok dan merendahkan dirinya di hadapan Ar-Pharazon. Ar-Pharazon tidak terlalu meyakini Sauron dan membawanya ke Numenor sebagai tawanan.

Dalam masa tawanannya di Numenor, Sauron menggunakan kekuatannya untuk mempengaruhi raja mengikuti perintahnya. Di sana, dia diangkat menjadi penasihat Ar-Pharazon. Atas pengaruh Sauron, Bangsa Numenor mulai berhenti menyembah Eru Iluvatar dan berpaling menyembah Morgoth. Sauron berhasil membujuk Raja Ar-Pharazon untuk menyiapkan armada menyerang Valinor agar mereka mendapatkan kehidupan abadi. Ketika Ar-Pharazon dan pasukannya menjejakkan kaki mereka di Aman, Valar meminta bantuan kepada Eru Iluvatar. Eru Iluvatar memporandak-porandakan Ar-Pharzon dan para pasukannya dan menguburnya di bawah runtuhan bukit hingga ke akhir zaman. Selain itu, Iluvatar juga menenggelamkan daratan Numenor ke dasar Samudera dan Sauron juga ikut tenggelam bersamanya.

Kaum Numenor yang masih setia kepada Iluvatar dan Valar selamat dari kehancuran tersebut. Di bawah pimpinan Elendil, putera Amondil, mereka melayari samudera menyelamatkan diri menuju Middle-earth. Bersamanya juga ikut dua orang puteranya, Isildur dan Anarion. Mereka selamat beserta rombongan mereka sampai ke Middle-earth. Di daratan Middle-earth, bangsa Numenor yang selamat ini mendirikan dua kerajaan, Arnor dan Gondor dan berbaur dengan bangsa manusia yang telah lama tinggal di Middle-earth. Setelah kehancuran Numenor, ruh Sauron kembali bangkit dari dasar samudera dan pergi kembali ke Mordor. Setelah itu, Sauron tidak bisa lagi berubah wujud menjadi sosok yang elok.

Dari Mordor, Sauron mengetahui bahwa kaum Numenor yang setia selamat dari kehancuran pulau itu. Diapun melancarkan serangan memerangi mereka. Pada saat ini pula, Isildur membangun Minas Ithil dan Anarion membangun Minas Anor. Serangan Sauron berhasil merebut Minas Ithil dari Gondor karena pasukan Isildur dan Anarion tidak terlalu bersiap siaga sebab menyangka Sauron telah lenyap ke dasar Samudera bersama reruntuhan Numenor. Untuk memerangi Sauron, pasukan Elendil bergabung dengan Pasukan Gil-galad di Amon Sul. Dalam pasukan itu juga ikut bergabung Pasukan Elrond dari Rivendell. Pasukan Persekutuan Manusia dan Peri pergi ke Mordor menyerang Sauron dan meletuslah Pertempuran Persekutuan Terakhir. Dalam pertempuran itu, Anarion terbunuh. Pasukan Mordor berhasil dikalahkan dan Pasukan Peri dan Manusia melancarkan serangan ke Mordor selama tujuh tahun. Akhirnya, Sauron keluar dari menara kegelapannya dan bertarung dengan Elendil dan Gil-galad dan merekapun gugur di tangan Sauron. Isildur memungut pedang ayahnya yang telah patah, Narsil, dan memotong cincin utama dari tangan Sauron. Tubuh Sauron musnah dengan lepasnya cincin itu tetapi ruhnya tetap bertahan karena Isildur menolak melempar Cincin Utama ke kawah Mount Doom dan Cincin Utama jatuh ke tangan Isildur. Kekalahan Sauron ini menjadi akhir dari Zaman Kedua.

Sunday, January 11, 2015

Babi

Merupakan dewa jahat bangsa Mesir kuno. Dewa diketahui disembah pada periode Mesir Tua (sekitar tahun 2700 SM). Babi dilukiskan sebagai dewa kejam yang kehadirannya sangat berbahaya ketika diadakannya upacara penimbangan amal di aula kebenaran. Dewa ini juga diangaap sebagai dewa kejantanan di dunia bawah. Dalam hubungannya dengan kejantanan, dewa diwujudkan dengan sosok memiliki penis yang erekasi. Dewa ini aktif dalam kegelapan, penisnya menjadi dayung perahu menyeberangi dunia bawah sekaligus pasak dari pintu surga.
Freyja

Freya merupakan dewi yang paling terkenal diantara jajaran dewa-dewi Asgard. Merupakan dewi Vanir, saudari kembar dari Freyr dan putera Njord. Freyja merupakan dewi asmara terkait dengan urusan hati, pernikahan, dan kesuburan. Dewi terkenal akan seringnya melakukan hubungan seksual dengan peri maupun dewa. Menurut kepercayaan, ia mengendarai kereta yang ditarik oleh dua ekor kucing membelah malam dalam wujud kambing betina. Ia juga menunggangi babi hutan berbulu emas, Hildeswin. Menurut beberapa legenda, separuh dari prajurit yang gugur di medan perang berkumpul di aula Freyja. Dewi ini mengunakan kalung Brisingamen dan bisa berubah wujud menjadi elang serta terbang dengan jarak jauh.
Ix Chel

Merupakan dewi bulan suka Maya. Selain itu ia juga merupakan dewi kelahiran, pengobatan, dan pelangi. Bangsa Indian Quiche menyembah Ix Chel sebagai dewi kesuburan dan dewi hubungan seksual. Ia merupakan pasangan dari dew matahari. Kuil utama dewi ini berada di Cozumel dan patungnya sering diletakkan di bawah ranjang wanita yang sedang melahirkan. Dewi ini juga disembah sebagai dewi penenun yang diyakini merupakan yang pertama kalinya menenun pakaian di bumi, dia mengerjakan tenunan ini ketika dia tertarik kepada dewa matahari. Di bawah pengaruh kristenisasi, dewi ini kemudian dihubungkan dengan Perawan Maria.
Macha

Macha ialah dewi kesuburan bangsa Keltik di Irlandia. Ia juga merupakan salah satu wujud dari Morrigan (dewi perang yang berhubungan dengan seksualitas), dewi ini merupakan pasangan dari Nemed dan Crunnchu. Dia juga dewi perang yang bisa mempengaruhi hasil peperangan dengan peralatan sihirnya. Dia bisa berubah wujud dari seorang gadis cantik hingga nenek sihir dan biasanya berpakaian merah. Dewi ini juga dikatakan memiliki rambut merah. Dia muncul kepada pahlawan Irlandia, Cu Chulainn, sebelum pertempuran Moytura dimana dia muncul sebagai gagak, pembawa kabar kematian.
Min

Min merupakan salah dewa penting bangsa mesir. Dia merupakan dewa kejantanan dalam pantheon Mesir. Dalam beberapa kisah, dia merukana putera dari Isis dan juga merupakan wujud Isis ketika berpasangan dengan Horus anak mereka. Min dilukiskan berwujud manusia mengenakan modius membawa dua plume dan gulungan pita. Fitur mencolok dari Min ialah ikonografi dari penis ereksinya sebagai wujud dari kejantanan. Binatang sucinya ialah lembu putih dan dia juga berkaitan denga wortel, bentuk yang mungkin mengingatkan akan phallus yang ereksi.
Menjelang akhir abad kedua, Min bersinkretasi dengan Horus sebagao Min-Horus. Min juga merupakan dewa penjaga tambang, dan kultus penyembahannya berpusat di Qift dan Akhim. Min diperingati sebagai salah satu ritual pengangkatan Firaun Mesir untuk menjamin daya kejantanan dan kesuburan Firaun baru. Festival ini digambarkan di reruntuhan Thebe dan berkaitan dengan Ramses II atau III. Pada masanya, Min sering diberikan persembahan berupa bunga dan wortel suci.
Quadesh

Quadesh adalah dewi kesuburan bangsa Semit Barat kemungkinan berasal dari Syria. Dia melambangkan seksualitas wanita dan erotisme di kuil Astarte. Di mesir, dewi ini diadopsi sebagai dewi kesuburan yang berkaitan dengan Hathor. Dia sering dilukiskan telanjang berdiri di atas punggung seekor singa. Salah satu upacar dalam kultus pemujaanya termasuk pola pernikahan suci yang dilakoni oleh pendeta wanita kuil dengan pendeta pria atau raja penguasa.
Adonis

Adonis yang merupakan dewa kesuburan Yunani diambil dari mitologi dewa pertanian Mesopotamia Dumuzi. Dia muncul dengan wujud pemuda belia. Sungai Adonis merupakan tempat sucinya. Dalam tradisi Yunani, ia merupakan putera dari raja Kypria dan ibunya adalah Myrrha. Menurut Hesiod, dia merupakan putra dari Phoenix dan Alphesiboea. Adonis merupakan kekasih dari Aphrodite. Menurut tradisi, dia terbunuh oleh babi hutan dan dihukum berada di dunia bawah selama 6 bulan tiap tahunnya, selama ia di dunia bawah bumi akan mengalami musim kemarau. Ia biasanya dilukiskan dengan wujud telanjang membawa lyra. Adonis juga dikenal dengan nama Attis di Phyrgia dan Atunis di Etrusca.
Cernunos

Cernunos merupakan dewa kesuburan, kejantanan, dan dunia bawah dalam kepercayaan bangsa Keltik utamanya Gallic. Dewa ini pertama kali muncul di wilayah Gaul, sekarang Prancis Tengah. Ia biasanya dilukiskan dengan wujud pria bertanduk rusa, meskipun bukan merupakan ruh penjaga binatang tetapi dewa ini berkaitan dengan penjagaan binatang dan bisa berubah jadi hewan. Dalam tradisi Keltik, tanduk merupakan simbol dari kejantanan dan kesuburan. Dalam sebuah catatan bangsa Keltik dari Denmark, Cernunnos ditemani oleh seekor babi hutan—binatang yang dihormati oleh kaum Kelt karena kecepatan, kebuasan, dan hubungan mereka dengan sihir. Selain itu, Cernunos juga ditemani oleh lembu.
Dagan 

Dewa gandum dan kesuburan kaum semitik barat (Kanaan dan Funisia). Dagon merupakan ayah dari Baal dalam epos penciptaan Ugarit. Sebuah kuil besar untuknya dibangun di Mari (Syria) dan dia juga dikenal di sebagian wilayah Mesopotamia sebagai kekasih dari Salas. Kultus pemujaannya umumnya berpusat di Gaza dan Asdod, di Palestina Dagan merupakan dewa tertinggi. Dalam kisah alkitabiah, ia dikenal dengan Dagon (Hakim-hakim 16:23). Selain itu, ia juga disebut dalam kitab-kitab Makkabi. Kultusnya diperkirakan berlangsung hingga tahun 150 SM.
Disani

Dewi merupakan dewi kesuburan dan ibu bumi serta dewi paling penting di Hindukush, Afghanistan. Menurut legenda, dia muncul dari dada kanan dewa pencipta, Imra. Cerita lain menuturkan, dewi ini muncul dari sebuah danau suci sebagai poho emas. Dia merupakan kekasih Imra dan dewa-dewa utama lainnya di pantheon Afghanistan. Disani memiliki seorang putera, Bagisht, yang dia peroleh ketika dia diperkosa oleh sesosok iblis. Disanai juga merupakan dewi pelipur kematian yang bertugas membawa orang-orang mati menuju Aula Ibu Agung. Dia muncul dengan wujud manusia bersenjata panah dan tempat anak panah, dengan air susu menetes dari payudaranya. Korban sering dipersembahkan untuknya dalam bentuk kambing, susu, mentega dan keju. Disani merupakan pelindung ikatan keluarga dan kesetiaan kerabat.
Dusara

Dusara disembah oleh bangsa Semitik Barat (Nabatea) sebagai dewa pertanian dan kesuburan. Kultusnya berpusat di wilayah Hauran dari tahun 312 SM hingga 500 M. Dia dianggap sebagai dewa tertinggi, sama dengan Baal, namun dewa ini tidak cukup populer dikalangan bangsa Nomaden Nabatea. Dia digambarkan dengan sebuah obelisk hitam di petra. Binatang sucinya ialah elang dan macan. Atribut dewa ini juga termasuk sulur anggur. Pada masa pengaruh Yunani, Dusara disamakan dengan Dionysos.



Zaman kedua diawali dengan didirikannya dua kerajaan Peri di wilayah barat Middle-eart, Mithlond dan Lindon. Beberapa peri Noldor lainnya pindah ke wilayah yang lebih jauh di timur dan mendirikan kerajaan Eregion.  Banyak bangsa Kurcaci juga pindah ke wilayah timur karena dua kota mereka, Nogrod dan Belegost, telah hancur lebur dan tenggelam akibat perang di akhir zaman pertama. Peri Eregion hidup berdampingan dengan harmoni bersama para kurcaci, mereka juga melakukan perdagangan dengan kerajaan kurcaci Khazad-dum. Mithlond yang juga dikenal dengan Grey Haven, pelabuhan Middle-earth untuk menyeberang ke Aman, dikuasai oleh Cirdan Sang Pembuat Kapal. Seluruh kerajaan Lindon dikuasai oleh Gil-galad. Sementara itu, kerajaan Eregion berada di bawah pimpinan Lady Galadriel dan Lord Celeborn, suaminya.

    Zaman kedua merupakan era keemasan bagi kaum Numenor. Numenor merupakan sebuah pulau yang dihadiahkan oleh Valar kepada Edain atau kaum Manusia yang ikut berjuang melawan Morgoth pada zaman pertama. Pulau tersebut dimunculkan dari dasar lautan oleh para Valar. Kaum manusia yang tinggal di Numenor dijuluki Numenoreans.  Elros, putera Earendil dan saudara kembar Elrond, menjadi raja pertama Numenor.

    Setelah bersembunyi selama 500 tahun dan meningkatkan kekuatannya secara diam-diam, Sauron kembali menjejakkan kakinya di Middle-earth. Kali ini, dia menjelma dalam wujud yang menawan dan menyebut dirinya, Annatar, sang pemberi hadiah. Dia berteman dengan peri pengrajin Eregion, mengajarkan mereka seni dan sihir. Dengan bantuan Sauron, Peri Eregion menempa sembilan dan tujuh cincin sakti, masing-masing diberikan kepada raja manusia dan kurcaci. Sementara itu, tiga cincin peri ditempa sendiri oleh Celebrimbor tanpa campur tangan dan bantuan Sauron. Sauron kembali ke Mordor. Disana, dia menempa cincin utama, satu cinncin untuk menguasai mereka semua. Ia menuangkan kedalam cincin itu kekuatannya.

    Tak lama kemudian, Celebrimbor dan peri Eregion lainnya menyadari bahwa mereka telah dikhianati. Segera mereka mengirimkan berita ke Gil-galad di Lindon. Gil-galad lalu mengumpulkan pasukannya bersiap-siap untuk melakukan penyerangan ke Mordor. Dia juga meminta bantuan kepada kaum manusia Numenor. Sementara itu, Sauron berhasil menawan Celebrimbor dan memintanya menyerahkan ketiga cincin peri tetapi dia menolaknya. Sauronpun memulai perangnya melawan kaum peri.

    Gil-galad mengirimkan pasukan yang dipimpin oleh Elrond ke Ost-in-Edhil untuk membantu mempertahankan ibu kota kerajaan Eregion tersebut. Namun, tetap mereka datang terlambat, kota itu telah diluluh lantakkan oleh pasukan Sauron. Pasukan Elrondpun berhasil dipukul mundur oleh Sauron. Selama mundur dari pertempuran, Celebrimbor terbunuh, tetapi Elrond berhasil selamat. Ia menyelamatkan dirinya ke sebuab lembah di pegunungan berkabut dan mendirikan kota Rivendell di tempat itu.  Lima tahun berikutnya, semua wilayah Eriador jatuh ke tangan Sauron dan Rivendellpun terkepung. Bantuan datang dari Numenor. Sebuah pasukan besar kiriman Tar-minastir dibawah pimpinan Ciryatur mendarat di middle-earth. Pasukan ini berhasil menghancurkan pasukan Sauron.  Bantuan dari Lindon juga datang membantu mengalahkan Sauron pada pertempuran Gwathlo,
Penyihir merupakan padanan dari kata Istar dalam bahasa Quenya, bahasa Peri kuno,: para istari atau penyihir ini merupakan orde yang memiliki banyak pengetahuan tentang sejarah dan seluk-beluk Arda. Mereka hanya muncul di Middle-earth pada zaman ketiga, dan tak ada tahu siapa mereka sebenarnya dan darimana mereka datang selain Elrond, Cirdan, dan Galadriel. Mereka pertama kali muncul di Middle-earth pada tahun 1000 zaman ketiga. Pada mulanya, keberadaan mereka tidak terlalu diperhatikan dan mereka juga jarang menonjolkan diri di antara anak-anak Iluvatar. Akan tetapi, ketika bayang-bayang kegelapan Sauron kembali muncul, mereka semakin bergerak aktif dan berusaha melawan ancaman kegelapan serta menyadarkan Manusia dan Peri akan bahaya yang akan mereka hadapi. Desas-desus mengenai para penyihir ini mulai mendapatkan perhatian dari manusia ketika kaum manusia menyadari wujud para penyihir tetap sama meski bertahun-tahun berlalu. Oleh karena itulah, manusia menganggap para istari sebagai salah satu dari golongan Kaum Peri.

Namun mereka bukanlah kaum peri. Mereka datang dari Seberang Samudera Barat, Valinor, kedatangan mereka ini pada mulanya hanya diketahui oleh Cirdan, Penguasa Grey Haven, pelabuhan middle-earth, yang menyambut kedatangan mereka dari pantai barat. Mereka adalah utusan dari Penguasa Barat, Valar, yang masih berkuasa atas Middle-earth, dan ketika bayang kegelapan Sauron kembali muncul, mereka berusaha untuk melawannya. Atas restu dari Eru Iluvatar, mereka mengirim anggota dari kaum mereka sendiri, Ainur, tetapi dibalut oleh daging manusia, dan juga terikat dengan rasa takut dan kesakitan, bisa lapar dan haus serta terbunuh, akan tetapi wujud asli mereka kekal abadi. Utusan mereka ini dilarang untuk menunjukkan wujud dan kekuatan asli mereka, ataupun menakuti manusia dan peri dengan kekuatan asli mereka. Mereka datang dalam wujud lemah dan rendah diri, tugas mereka hanyalah untuk menasihati dan membujuk Manusia dan Peri melakukan kebajikan, dan menyatukan mereka dalam cinta dan kasih untuk melawan Sauron.

Jumlah dari para penyihir ini tidaklah diketahui; akan tetapi mereka yang datang ke Utara Middle-earth berjumlah lima orang. Yang pertama datang penyihir dengan wujud agung dan berambut seperti bulu gagak dan bersuara merdu, dan dia berbalut pakaian putih; dia memiliki keterampilan dalam kriya dan dipandang sebagai pimpinan dari Orde tersebut. Selain penyihir putih, datang juga tiga lainnya: dua berbalut pakaian biru dan satu lagi coklat. Yang terakhir muncul adalah sesosok penyihir yang tampak paling pendek di antara mereka dan tampak lebih tua, berambut dan berpakaian kelabu serta bertopang pada sebuah tongkat. 

Sebagaimana diceritakan, Saruman sang penyihir putih merupakan Istari yang pertama kali muncul di Pesisir pantai Middle-earth dan merupakan pemimpin dari Istari yang dikirim Valar ke Middle-earth. Penyihir putih tersebut dijuluki oleh kaum peri sebagai Curunir, Ahli Kriya, dalam bahasa Manusia utara dia dikenal dengan nama Saruman. Setelah berkelana keseluruh wilayah Middle-earth, dia datang ke kerajaan Gondor dan berdiam di sana lalu pindah ke Isengard. Dalam wujud aslinya sebagai Maia di Valinor, ia memiliki nama Curumo dan merupakan Maia yang melayani Vala Aule dan dia diutus oleh Vala Aule ke Middle-earth. Saruman si Putih gagal dalam mengemban tugasnya menggerakkan bangsa Middle-earth melawan Sauron, dia menjadi sombong dan terpikat oleh kekuatan yang dia miliki untuk mengalahkan Sauron merebut Cincin Utam darinya, tetapi dia diperangkan oleh kekuatan gelap tersebut yang lebih kuat darinya. Pada akhir hidupnya, Curunir dicampakkan dan terbunuh dibawah tangan budaknya; jiwanya tidak diterima dan berkelana ke sepanjang tempat dan terkutuk, tak pernah lagi jiwa itu akan kembali ke Middle-earth meski dalam wujud halus maupun jasadi.

Yang terakhir datang ke Middle-earth adalah Olorin sang Maia. Dia diutus oleh Vala Manwe, Raja Valar dan Alam Semesta. Pada mulanya, Olorin menolak akan tugas yang diembankan kepadanya ini karena dia menganggap dirinya terlalu lemah untuk tugas ini dan dia takut pada Sauron. Kemudia Manwe menjawab atas alasan itulah kenapa dia harus pergi ke Middle-earth. Di Valinor, Olorin tinggal di Kebun Lorien dan merupakan Maia pelayan Niena, dari Vala Niena dia belajara rasa cinta kasih dan kebijaksanaan. Dalam tulisan lain, Tolkien menulis Olorin merupakan Penasihat Vala Irmo. Di Valinor, dia sangat mengasihi para Eldar dan sering berjalan di antara mereka dengan wujud tersembunyi. Pada mulanya kedatangan Olorin atau Gandalf, begitu ia dinamai di Middle-earth, dianggap sebagai kedatangan Manwe sendiri di Midle-earth. Akan tetapi, Mnawe tidak akan turun dari tahta tingginya hingga menjelang Dagor Dagorath, perang akhir zaman, ketika Melkor kembali. Untuk mengalahkan Melkor, Manwe mengirim Maia Eonwe begitupun untuk mengalahkan Sauron dia mengirim Maia lainnya.

Diantara kaum Peri dia dinamai Mithrandir, Pengelana Kelabu, karena dia tidak memiliki tempat kediaman, dan tidak mengumpulkan kekayaan maupun pengikut, namun selalu berkelana di Middle-earth dari Gondor hingga ke Angmar dan dari Lindon ke Lorien. Pada saat kedatangannya di Grey Haven, Cirdan memberinya cincin Narya. Dia sering bepergian jauh tanpa lelah berjalan kaki bertopang pada tongkatnya, oleh karenanya Manusia Utara menamainya Gandalf ‘Peri Bertongkat’. Karena mengangap dia merupakan salah satu dari bangsa peri, karena dia sering memperlihatkan keajaiban di antara mereka. Mithrandir bersahabat erat dengan kaum peri. Dia juga dikenal dengan Tharkun oleh kaum kurcaci, di wilayah selatan dia diberi nama Incanus. Ketika Sauron bangkit kembali, Gandalf menunjukkan kekuatannya dan menjadi pemimpin perlawanan terhadap Sauron yang pada akhirnya beroleh kemenangan. Tapi menjelang akhir tugasnya ini, dia terbunuh, dibunuh oleh Balrog Moria, dan dikirin kembali tapi kali ini dibaluti pakain putih dan bergemilang laksana nyala api. Ketika semuanya usai dan Bayang Kegelapan Sauron telah dimusnahkan, Olorin pergi melayari samudera pulang ke negerinya di Valinor.

Radagast si coklat merupakan salah seorang istari yang juga datang ke Middle-earth. Dia merupakan Maia Aiwendil. Dia datang dalam rombongan Curumo (Saruman) atas permintaan Yavana, Istri Aule, Vala yang mengutus Curumo. Dalam tugasnyaini, Radagast terpikat oleh banyak binatang liar dan burung di Middle-earth dan melupakan Peri dan Manusia. Ia menghabiskan banyak waktunya bersama hewan liar, karena itu ia mendapat nama Radagast yang dalam bahasa Numenor berarti “penjinak binatang”. Alasan Yavanna memilih Aiwendil karena keinginannya untuk menjaga makhluk liar dan hutan ciptaan sang Vala. Dengan demikian, Radagast sebenarnya tidak meninggalkan tugas utamanya mengingat dia dipilih oleh Yavanna, yang merupakan Vala pencipta belantara beserta isinya, kemungkinan dengan tujuan untuk menjaga hutan dari kungkungan bayang kegelapan Sauron.

    Dua penyihir lagi berbalut pakaian biru. Tidak banyak yang diketahui mengenai penyihir biru ini. Mereka merupakan Maia Alatar dan Pallando dan diutus oleh Vala Orome. Setelah kedatangan mereka ke Middle-earth, Alatar dan Pallando pergi ke Timur bersama Saruman tetapi mereka tidak ikut kembali ke barat dan tetap berdiam di timur. Tidak diketahui apakah kedua penyihir ini ikut jatuh kedalam kegelapan atau tetap memenuhi tugasnya.

Friday, January 9, 2015

    Earendil melayari samudera pergi mencari tanah negeri Valinor.  Pada akhirnya, ia berhasil sampai di negeri Abadi tanah para Valar tersebut. Dengan bantuan dan petunjuk Silmaril, ia memasuki kota para Valar demi kepentingan Manusia dan Peri dan bangsa Middle-earth untuk meminta pengampunan dan pertolongan agar para Valar membantu membebaskan penghuni Middle-earth yang kini terjajah oleh Morgoth. Earendil merupakan setengah peri, putera dari Idril dan Tuor serta cucu dari Turgon. Dia dibesarkan di Gondolin dan menikah dengan Elwing, puteri Dior dan cucu Luthien dan Beren. Para Valar tergerak oleh permohonan Earendil dan setuju untuk mengirimkan bantuan dari Valinor ke Middle-earth.

    Pasukan besarpun dikerahkan dari Valinor ke Middle-earth. Pasukan Valar, Maiar, peri Vanyar dan sisa Noldor di Valinor bergerak menuju Middle-earth. Peri Teleri di Valinor tidak ikut berperang karena pertumpahan darah Alqualonde oleh Noldor yang belum bisa mereka lupakan. Pasukan besar Aman atau Valinor sampai di Beleriand dan bergerak menemui pasukan Morgoth di padang Anfauglith.  Padang yang dulu hijau yang membentang antara utara daratan tinggi Dorthonion dan selatan Angband benteng Morgoth di pegunungan berkabut. Di sana, pasukan dari tiga suku kaum manusia bergabung dengan pasukan peri melawan Morgoth.  Mereka dikenal dengan Edain. Pasukan Valar meluluh lantakkan orc Morgoth begitupun dengan Balrog mereka hancurkan dengan sedikit korban di pihak mereka.

    Menghadapi akhir kekalahan dan dalam putus asanya, Morgoth mengerahkan senjata terampuhnya, Pasukan Naga Terbang, dengan Ancalagon si Hitam sebagai pemimpin mereka. Serangan para naga ini disertai dengan badai petir dan kobaran api. Mereka memukul mundur pasukan Valar dan hampir menghacurkan seluruh pasukan.  Pada saat pertempuran hampir dimenangkan Morgoth, pasukan Elang Manwe di bawah pimpinan Thorondor datang membantu menyerang para naga. Mereka juga ditemani oleh Earendil. Earendil lalu membunuh Ancalagon si Hitam. Dan menurut cerita, dia membawa api putih berkilau Valinor bersamanya. Pada kejatuhannya, naga itu menghancurkan menara Thangordorodrim. Menara Morgoth yang dibangun setinggi gunung api di atas Angband.

    Pada akhir peperangan, Morgoth berhasil ditangkap di dasar terdalam ruangan bawah tanah Angband dan kembali lagi dirantai dengan Angainor, rantai yang juga dulu mengikatnya dan dibuat oleh Vala Aule. Dua Silmaril di mahkota Morgoth diambil oleh Valar. Muak akan Morgoth, Valar memenjarakannya di balik Dinding Malam di belakang Dinding Dunia menuju Ketiadaan Tak Bermasa. Angbandpun dihancurkan. Kehancuran perang ini sangat besar. Hampir semua wilayah sebelah barat Pegunungan Biru hancur lebur dan tenggelam ke samudera. Berakhirlah riwayat tanah Beleriand, negeri subur para peri. Meskipun memenangkan peperangan, korban banyak berjatuhan di pihak Valinor.  Banyak Peri, Manusia dan Kurcaci terbunuh oleh serangan naga. Para Peri yang tersisa diminta kembali ke Valinor oleh Eonwe, Maia pelayan Manwe, atas perintah Valar, begitupun dengan Peri Noldor yang dulu memberontak maupun Teleri yang dulu ketinggalan di jalan Ke Barat. Banyak dari Peri mematuhi perintah Eonwe ke Aman. Tapi ada juga yang menolak, mereka yang menolak ini pergi pindah ke wilayah timur.

Meskipun Morgoth, Sang Penguasa Kegelapan, telah dikalahkan, namun makhluk-makhluk keji yang telah dia ciptakan tidak semuanya musnah. Mereka tetap menjadi masalah bagi Middle-earth dan nantinya berada di bawah kendali Sauron. Pada mulanya di akhir peperangan, Sauron meminta kepada Eonwe agar ia diizinkan kembali ke Aman meminta ampunan dari Valar. Tapi Eonwe mengatakan padanya ia tidak berhak memberinya izin karena mereka sama-sama Maiar. Ia menyarankan Sauron berbicara sendiri kepada Manwe dan Valar lainnya. Takut akan hukuman dan keangkuhan yang telah menghitam di hatinya, Sauron menolak dan ia melarikan diri mempersiapkan diri menjadi penguasa kegelapan setelah Morgoth. Kejatuhan Morgoth ini menjadi penanda berakhirnya zaman pertama di Middle-earth

Ketika Nienor hamil, pasukan Orc menyerang Brethil yang merupakan kediaman Turin dan Nienor. Turin berhasil memukul mundur pasukan Orc. Tak lama berselang, serangan datang dari Naga Glaurung. Turin menyerang Glaurung dengan pedang hitamnya, tapi dia terluka dan tak sadarkan diri. Ketika pergi mencarinya, Niniel bertemu dengan Glaurung yang sedang terbaring sekarat. Sebelum mati, Glaurung menyatakan kepada Niniel Turin adalah saudara kandungnya. Tertekan karena duka dan ketakutan, Niniel pergi menuju sebuah sungai beraliran deras. Di sana ia berkata, “Wahai air sungai, renggutlah olehmu Niniel Puteri Hurin, bawa aku tenggelam hingga ke dasar samudera!”. Dia lalu terjun ke sungai bunuh diri.

Ketika Turin sadarkan diri, Brandil mengatakan padanya semua yang telah terjadi. Akan tetapi, dia tidak mempercayai Brandil dan kemudian membunuhnya. Namun beberapa waktu kemudian, ia menyadari bahwa semua yang dikatakan Brandil benar. Turin didera penyesalan yang teramat sangat karena telah membunuh Brandil yang tidak bersalah. Ia tak bisa lagi menahan rasa sakit dan duka yang terus menghimpitnya dan memutuskan mengakhiri hidupnya. Turin mengakhiri hidup dengan pedangnya sendiri.

Setelah kematian anak-anaknya, Hurin dibebaskan oleh Morgoth. Hurin pergi menuju pintu masuk Gondolin namun Kota Tersembunyi itu ditutup karena Turgon tidak mempercayai  Hurin yang telah dibebaskan Morgoth. Ia takut Hurin diikuti oleh mata-mata Morgoth. Hurin meneriakkan nama Turgon dan ini memberitahukan keberadaan wilayah Gondolin kepada mata-mata Musuh.  Di perjalanan, Hurin bertemu dengan beberapa orang buangan. Bersama mereka pergi menuju Nargothrond.  Di sana, Hurin bertemu dengan Kurcaci Mim yang telah mengkhianati Turin. Mim merebut harta emas dari Glaurung, dan terkena kutukan naga itu.  Di antara harta yang ia dapatkan adalah Nauglamir, hadiah dari Kaum Kurcaci kepada Raja Finrod. Hurin kemudia membunuh Mim dan mengambil Nauglamir.

Hurin membawa kalung Nauglamir tersebut ke Doriath. Dia menghina Thingol karena tak berbuat apa-apa pada putera-puterinya. Ia memberikan Nauglamir kepada Thingol sebagai bayaran atas pengasuhan keluarganya. Nauglamir juga mendatangkan kutukan pada Doriath menjadi penyebab jatuhnya kerajaan itu. Thingol, yang kini memiliki Silmaril, menjadi terikat oleh permata itu. Ia meminta Kurcaci Nogrod memasangkan Silmaril di kalung Nauglamir. Di akhir hidupnya, Hurin bertemu dengan istrinya di makam anak-anak mereka.

Sementara itu, Maedhros, putera Feanor, telah meminta Thingol mengembalikan Silmaril kepadanya dan saudara-saudaranya karena mereka telah bersumpah untuk merebutnya dari tangan siapapun. Tapi Thingol menolaknya mengingat pengorbanan yang telah dilakukan puteri dan menantunya untuk memperoleh permata itu.  Untuk beberapa saat tak ada reaksi dari Maedhros karena ia tengah sibuk menyiapkan pasukan untuk menyerang Angband.  Akan tetapi, saudaranya Celegorm dan Curufin telah bertekad untuk membunuh Thingol jika permata itu tidak dikembalikan dan menyerang Doriath jika mereka kembali dari pertempuran ke Angband. Para Kurcaci memulai pekerjaan mereka merangkai Nauglamir dengan Silmaril.  Kurcaci kemudian menuntut Silmaril untuk mereka karena kalung Nauglamir merupakan kepunyaan nenek moyang mereka. Ketika Thingol menolak permintaan itu, mereka membunuhnya.

Serangan Kurcaci di Doriath sampai di telinga Beren, ia bersama dengan Peri Hutan Ossiriand menyerang kurcaci Nogrod. Beren membunuh raja Kurcaci Nogrod merebut Kalung Nauglamir dari tangannya dan menyerahkannya untuk dikenakan Luthien. Dior, cucu Thingol dan Putera Luthien, menjadi Raja Doriath menggantikan kakeknya. Kejayaan Doriath perlahan bangkit kembali. Lalu pada suatu malam datanglah seorang peri. Dia menyerahkan kepada Dior sebuah kotak. Di dalamnya, Dior mendapati Nauglamir. Dia lalu mengerti bahwa Beren dan Luthien kini telah tiada. Dior lalu mengenakan kalung tersebut di lehernya. Kematian Beren dan Luthien serta pemindahan Silmaril ke tangan Dior sampai ke telinga putera-putera Feanor. Sumpah mereka kembali teringat. Ketika Luthien mengenakan kalung itu tak ada satupun yang berani melawannya, tapi kini dia telah meninggal.


Para putera Feanor meminta Dior menyerahkan Silmaril, tapi ia menolak. Celegorm membujuk saudara-saudarnya melancarkan serangan ke Doriath. Serangan itu datang tiba-tiba.  Lalu terjadilah peperangan saudara kedua kalinya di antara sesama Kaum Peri. Di sana, Celegorm gugur di tangan Dior. Di sana juga gugur Curufin dan si Hitam Caranthir. Akan tetapi, Dior bersama istrinya juga ikut gugur.  Namun, Putera Feanor tidak memperoleh apa yang mereka inginkan. Karena sisa-sisa dari Peri Doriath yang selamat membawa bersama mereka Elwing, puteri Dior, yang kini memegang Silmaril. Mereka melarikan diri ke Mulut Sirion.

Morgoth telah mengetahui wilayah keberadaan Gondolin. Dia mempersiapkan pasukan untuk menyerang kota itu.  Morgoth mengerahkan Balrog, Orc, Naga dan serigala memerangi Gondolin. Pada serangan itu, Gondolin jatuh dan luluh lantak, di sana gugur Turgon Raja Gondolin, Raja Peri Noldor. Para pengungsi Gondolin termasuk Idril dan Tuor, puteri dan menantu Turgon, pindah ke Mulut Sirion. Di sana mereka bergabung dengan pengungsi dari Doriath. Namun, bahaya masih mengancam mereka.

Maedhros dan Maglord mendengan kabar bahwa Elwing selamat pada saat kejatuhan Doriath dan Silmaril kini ada di tangannya di Haven Sirion. Merekapun menyiapkan pasukan untuk menyerang Haven. Para Peri Haven tidak dapat menahan serangan tersebut karena ada kebingungan dan pengkhianatan. Pada akhirnya,  Elwing berhasil kabur atas bantuan Ulmo. Suaminya Earendil berlayar di laut waktu itu, di kapalnya, Vingilote. Elrond dan saudara kembarnya Elros, putera dari Elwing dan Earendil, ditawan dan dibesarkan oleh Maedhros dan Maglor. Serangan ke Haven juga tidak membuat Putera Feanor memperoleh Silmaril.
Bersambung ke bagian 7

Tuesday, January 6, 2015

    
Galadriel merupakan puteri dari Finarfin, putra Finwe. Dia lahir di Valinor, negeri hijau para Valar, pada kurun waktu yang dikenal dengan istilah Tahun Pohon.  Dia merupakan peri wanita paling cantik di antara semua keturunan Finwe; rambutnya berkilau keemasan  seolah memancarkan sinar Pohon Laurelin, pohon cahaya Valinor.  Galadriel hadir diperkumpulan kaum peri Noldor ketika Feanor memberikan pidatonya mengajak kaum Noldor mengejar Melkor atau Morgoth ke Middle earth untuk merebut kembali permata Silmaril dan membalaskan dendam atas kematian Finwe.  Tidak ada sumpah yang dia ucapkan saat itu, tapi cerita mengenai Middle-earth menarik perhatiannya. Wilayah-wilayah dan tanah-tanah middle-earth yang menghampar luas dan kosong. Di hatinya terbersit keinginan untuk memiliki kerajaan sendiri di negeri tersebut. Galadrielpun
memutuskan ikut pergi bersama Noldor lainnya ke Middle-earth meskipun tanpa restu dari Valar.

    Dalam penyeberangan  ke Middle-earth tepatnya di daratan es Araman, kelompok Noldor yang berada di bawah pimpinan Fingolfin dan putera Finarfin ditinggalkan oleh Feanor dengan membakar kapal yang akan menjemput mereka kembali. Galadriel bersama paman dan sepupunya memimpin para Noldor yang ditinggalkan melewati daratan es yang dingin dan beku, berjalan kaki menuju Middle-earth. Di Middle-earth, dia tinggal di Doriath, belajar pengetahuan dan kebijaksanaan dari Melian sang Maia, istri raja Thingol. Akan tetapi Galadriel tidak menceritakan pada mereka kejadian yang menimpa Noldor selama perjalanan termasuk perang saudara di Alqualonde.  Ketika Morgoth dikalahkan pada akhir zaman pertama, Galadriel menolak tawaran Valar untuk kembali ke Valinor.
Dia dan suaminya, Celeborn, pindah ke Lindon, di mana ia memimpin sekelompok peri dan sebagai bagian dari kerajaan Gil-Galad. Kemudian mereka pindah ke wilayah timur dan mendirikan kerajaan Eregion.  Pada masa inilah, Celebrimbor, atas bujukan Annatar yang merupakan Sauron yang menyamar, menempa tiga cincin peri dan cincin-cincin sakti lainnya.  Nenya, cincin air, diberikan kepada Galadriel. Untuk menjaga cincin itu dari pengaruh Sauron, Galadriel menyeberangi Pegunungan Berkabut (Misty Mountain) dan pindah ke Lothlorien melalui bekas tambang Khazad-dum atau Moria. Di Lothlorien atau Lorien, dia dan suaminya menjadi raja dan ratu bagi para peri Noldor serta peri sindar dan silvan di hutan itu. Tempat ini menjadi kediaman kaum peri yang paling indah pada zaman ketiga.

Pada abad ketiga, Galadriel pergi ke Rivendell mengunjungi putrinya, Celebrian, yang merupakan istri Elrond. Bersama dengan penjaga Middle-earth lainnya, Galadriel mendirikan Dewan Putih (White Council) dimana ia mengerahkan seluruh kekuatan dan kemampuannya untuk melawan Sauron yang kini telah kembali. Bersama dengan anggota lainnya, Elrond, Gandalf dan Saruman, dia berhasil mengusir Sauron beserta balatentaranya dari reruntuhan benteng Dol-Guldur dan membebaskan Mirkwood.

Ketika sembilan sekawan pembawa cincin singgah di Lorien, Galadriel menawarkan kepada Frodo untuk mengintip ke dalam cerminnya melihat hal-hal yang telah, sedang, dan akan terjadi. Frodo menawarkan kepada Galadriel Cincin Utama yang dibawanya. Meskipun sangat tergoda untuk memilikinya, Galadriel berhasil menolak cincin tersebut. Galadriel melepas kepergian sembilan sekawan pembawa cincin melanjutkan perjalanan mereka dari Lorien dengan memberikan mereka hadiah. Aragorn dihadiahi Elessar, batu permata hijau, yang bisa menyembuhkan. Frodo dihadiahi tabung Galadriel, untuk digunakan dalam kegelapan.

Tiga minggu setelah keberangkatan sembilan sekawan, hutan Lorien mendapat serangan pasukan Orc Sauron dari Dol-guldur, yang kembali menduduki benteng tersebut. Serangan itu tidak membuahkan hasil karena kesaktian dan kekuatan Galadriel tidak mudah begitu saja dikalahkan. Bahkan dengan kekuatannya, ia bisa membaca pikiran sang Penguasa Kegelapan sementara Sauron sang Penguasa Kegelapan tak bisa membaca pikirannya. Meski pasukan Sauron berhasil dipukul mundur, hutan Lorien rusak parah karena serangan itu. Ketika Sauron telah dikalahkan, ia bersama Thranduil, raja Mirkwood, memimpin pasukan kaum Peri menghancurkan Dol-guldur. Dengan kekuatannya, Galadriel meratakan Dol-guldur dan membongkar benteng tersebut hingga ke fondasi-fondasinya. Pada akhir abad ke tiga setelah pernikahan cucunya, Arwen, dengan Aragorn, Galadriel pergi berlayar ke barat menuju Valinor, tanah kelahirannya dan mendapat ampunan Valar atas berhasilnya ia menolak cincin utama dan menjaga Middle-earth dari kekuatan Sauron.

Pengunjung Blog

Komentar Terbaru

My Blog Rank

SEO Stats powered by MyPagerank.Net

Advertisement

Blog Archive

Translate

Popular Posts

Visitors

Total Pageviews

Powered by Blogger.

Followers

Google Followers